Bus AKAP Dilarang Keluar Tol Cawang, Ribuan Penumpang Terlantar di Bogor
Rabu, 27/05/2009 11:07 WIB
Ilustrasi
Bogor
Pelarangan bus antar kota antar provinsi (AKAP) melintasi jalur UKI-Cawang, berimbas ke Kota Bogor. Sempat terjadi penumpukan ribuan calon penumpang tujuan UKI di Terminal Baranangsiang karena bus AKAP menolak mengangkut mereka.
Pantauan detikcom, penumpukan calon penumpang mulai terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, Rabu (27/10/2009). Mereka ditolak awak bus AKAP berbagai jurusan seperti Bekasi, Kalideres, dan Tanjung Priok saat menyatakan akan turun di Cawang.
Kondisi ini membuat banyak calon penumpang terlantar. Tak sedikit yang akhirnya marah-marah karena bakal terlambat sampai ke tempat tujuan, baik kantor, kampus, dan sebagainya.
"Kenapa sih kok mereka tidak mau mengangkut penumpang. Kalau begini, kita semua kan jadi susah," kata Sapto, pekerja swasta di bilangan Jakarta Pusat.
Suparjo, sopir bus AKAP Agramas tujuan Bogor-Karawang mengatakan, keengganan mereka mengangkut penumpang terkait peraturan baru yang dikeluarkan Dishub DKI. Mulai 24 April 2008, bus AKAP dilarang keluar melalui pintu tol Cililitan dan Halim. Karena selama ini tindakan sopir bus AKAP menaikkan dan menurunkan penumpang di sekitar Cawang-UKI memicu kemacetan.
"Jadi kita dari Bogor kalau mau ke Karawang harus langsung ke tol Cikampek lewat tol JORR. Padahal 90 persen penumpang dari Bogor semua maunya turun di UKI. Yang sampai tujuan akhir ya hitungannya cuma bonus saja," ujar Suparjo.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Ahmad Syarif, mengaku belum tahu adanya peraturan yang melarang bus AKAP menurunkan penumpang di Cawang. Menurutnya, Dishub Kota Bogor sama sekali belum diajak berkoordinasi soal aturan baru tersebut oleh Dishub DKI.
"Saya akan tanyakan hal ini langsung ke Direktorat Perhubungan Darat. Yang saya tahu, Dishub DKI Jakarta hanya memberikan surat pemberitahuan mengenai peraturan baru ini ke Kepala Terminal bukan ke kami (Dishub Kota Bogor)," ungkap Ahmad. (djo/djo)
Pantauan detikcom, penumpukan calon penumpang mulai terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, Rabu (27/10/2009). Mereka ditolak awak bus AKAP berbagai jurusan seperti Bekasi, Kalideres, dan Tanjung Priok saat menyatakan akan turun di Cawang.
Kondisi ini membuat banyak calon penumpang terlantar. Tak sedikit yang akhirnya marah-marah karena bakal terlambat sampai ke tempat tujuan, baik kantor, kampus, dan sebagainya.
"Kenapa sih kok mereka tidak mau mengangkut penumpang. Kalau begini, kita semua kan jadi susah," kata Sapto, pekerja swasta di bilangan Jakarta Pusat.
Suparjo, sopir bus AKAP Agramas tujuan Bogor-Karawang mengatakan, keengganan mereka mengangkut penumpang terkait peraturan baru yang dikeluarkan Dishub DKI. Mulai 24 April 2008, bus AKAP dilarang keluar melalui pintu tol Cililitan dan Halim. Karena selama ini tindakan sopir bus AKAP menaikkan dan menurunkan penumpang di sekitar Cawang-UKI memicu kemacetan.
"Jadi kita dari Bogor kalau mau ke Karawang harus langsung ke tol Cikampek lewat tol JORR. Padahal 90 persen penumpang dari Bogor semua maunya turun di UKI. Yang sampai tujuan akhir ya hitungannya cuma bonus saja," ujar Suparjo.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Ahmad Syarif, mengaku belum tahu adanya peraturan yang melarang bus AKAP menurunkan penumpang di Cawang. Menurutnya, Dishub Kota Bogor sama sekali belum diajak berkoordinasi soal aturan baru tersebut oleh Dishub DKI.
"Saya akan tanyakan hal ini langsung ke Direktorat Perhubungan Darat. Yang saya tahu, Dishub DKI Jakarta hanya memberikan surat pemberitahuan mengenai peraturan baru ini ke Kepala Terminal bukan ke kami (Dishub Kota Bogor)," ungkap Ahmad. (djo/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 10:00 WIB
5 Tersangka Ikuti Rekonstruksi Pembunuhan Kelasi Arifin
-
Sabtu, 26/05/2012 09:01 WIB
Panggil Ketua DPC PD, KPK Dalami Satu per Satu Kelompok di Hambalang
-
Sabtu, 26/05/2012 08:51 WIB
Hadiri Konferensi Nigeria, Din Ingatkan Pentingnya Toleransi Beragama
-
Sabtu, 26/05/2012 08:25 WIB
Pencatutan Nama Ketua KPK oleh Timses Jokowi Jelas Langgar Kode Etik
-
Sabtu, 26/05/2012 08:12 WIB
Menelusuri Dugaan Duit Negara di Kongres Demokrat
-
Sabtu, 26/05/2012 09:01 WIB
Panggil Ketua DPC PD, KPK Dalami Satu per Satu Kelompok di Hambalang
-
Sabtu, 26/05/2012 07:21 WIB
Sesama Anak Negeri Berebut Pulau di Negara Sendiri
-
Sabtu, 26/05/2012 08:51 WIB
Hadiri Konferensi Nigeria, Din Ingatkan Pentingnya Toleransi Beragama
-
Sabtu, 26/05/2012 08:12 WIB
Menelusuri Dugaan Duit Negara di Kongres Demokrat
-
277 Komentar
-
244 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
