Boediono Minta Pejabat Tak Berbisnis
Selasa, 26/05/2009 21:16 WIB
Jakarta
Bisnis pejabat kembali disinggung oleh cawapres SBY, Boediono. Setelah dalam deklarasi di Sabuga 16 Mei lalu dia menyindir bisnis pejabat, kali ini Boediono berharap sebaiknya pejabat tidak berbisnis. Menyindir JK?
"Area kesinggungan antara bisnis dan pejabat negara ini memang ada. Ini juga terjadi di negara maju. Dan harus dikawal dengan aturan yang jelas," kata Boediono saat berbincang-bincang dengan para blogger di Angkringan Wetiga, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (25/5/2009).
Aturan yang jelas tersebut menurut Boediono adalah dengan pemutusan hubungan pejabat dengan bisnis dan dalam proses pengadaan macam-macam barang antara negara dan swasta harus diatur jelas.
"Sebaiknya pejabat tidak punya bisnis," tegasnya.
Boediono membantah pertemuannya dengan para blogger adalah sebuah kampanye terselubung. Tapi meski menolak disebut kampanye, dosen FE UGM ini menunjukkan keserasiannya pasangan capres-cawapres sesama dari Jatim ini.
"Saya merasa bahwa tim kami akan kompak. Kekompakan ini berdasarkan pada chemistry. Itu yang juga saya rasakan pada saat saya ditawari jadi cawapres. Saya tidak percaya bahwa di awal saya harus ini itu, karena sampai sekarang tidak ada kontrak pembinaan dengan SBY," ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Boediono sepakat bahwa koruptor harus dihukum berat. Kalau diperlukan, bisa saja pencuri aset negara ini dihukum mati.
"Setuju koruptor dihukum berat. Salah satun platform pemerintah kita itu adalah pemerintah yang bersih. Jadi jelas koruptor harus kita berantas," imbuhnya.
Kalau diperlukan hukuman mati? "Ya diperlukan, untuk pemerintahan yang bersih," jawabnya.
Soal program BLT yang selama ini dianggap tak efektif, Boediono menganggap program BLT layak dipakai dalam mengatasi situasi darurat.
"BLT itu instrumen untuk mengatasi situasi darurat. Itu hanya penyelamatan terutama untuk masyarakat pas-pasan. Bukan instrumen untuk jangka panjang." pungkasnya.
(anw/ndr)
"Area kesinggungan antara bisnis dan pejabat negara ini memang ada. Ini juga terjadi di negara maju. Dan harus dikawal dengan aturan yang jelas," kata Boediono saat berbincang-bincang dengan para blogger di Angkringan Wetiga, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (25/5/2009).
Aturan yang jelas tersebut menurut Boediono adalah dengan pemutusan hubungan pejabat dengan bisnis dan dalam proses pengadaan macam-macam barang antara negara dan swasta harus diatur jelas.
"Sebaiknya pejabat tidak punya bisnis," tegasnya.
Boediono membantah pertemuannya dengan para blogger adalah sebuah kampanye terselubung. Tapi meski menolak disebut kampanye, dosen FE UGM ini menunjukkan keserasiannya pasangan capres-cawapres sesama dari Jatim ini.
"Saya merasa bahwa tim kami akan kompak. Kekompakan ini berdasarkan pada chemistry. Itu yang juga saya rasakan pada saat saya ditawari jadi cawapres. Saya tidak percaya bahwa di awal saya harus ini itu, karena sampai sekarang tidak ada kontrak pembinaan dengan SBY," ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Boediono sepakat bahwa koruptor harus dihukum berat. Kalau diperlukan, bisa saja pencuri aset negara ini dihukum mati.
"Setuju koruptor dihukum berat. Salah satun platform pemerintah kita itu adalah pemerintah yang bersih. Jadi jelas koruptor harus kita berantas," imbuhnya.
Kalau diperlukan hukuman mati? "Ya diperlukan, untuk pemerintahan yang bersih," jawabnya.
Soal program BLT yang selama ini dianggap tak efektif, Boediono menganggap program BLT layak dipakai dalam mengatasi situasi darurat.
"BLT itu instrumen untuk mengatasi situasi darurat. Itu hanya penyelamatan terutama untuk masyarakat pas-pasan. Bukan instrumen untuk jangka panjang." pungkasnya.
(anw/ndr)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
220 Komentar
-
216 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
