TNI AL: Kapal Malaysia 9 Kali Masuk Wilayah RI
Selasa, 26/05/2009 13:20 WIB
Armada Malaysia (Mayor Salim)
Jakarta
Kapal milik Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM) dan Police Marine Malaysia ternyata bukan sekali dua kali memasuki perairan Indonesia. Dari catatan TNI AL, diketahui sejak Januari-April 2009, mereka sudah masuk sebanyak 9 kali.
"Unsur TLDM dan Police Marine Malaysia secara rutin melaksanakan lintas laut dari dan ke Tawau setiap hari rata rata empat unsur. Pada kesempatan lintas laut itulah seringkali mencoba memasuki wilayah Kedaulatan Republik Indonesia (RI) dan berhasil dihalau oleh kapal perang TNI AL," kata Kadispenal Laksma TNI Iskandar Sitompul dalam siaran pers yang diterima detikcom, Selasa (26/5/2009).
Meskipun dengan dukungan anggaran yang serba terbatas, TNI AL tetap
konsisten dalam menjaga wilayah kedaulatan RI.
"Hal ini terbukti dari berbagai pelanggaran kedaulatan dan pelanggaran hukum di wilayah Republik Indonesia (RI) berhasil dicegah dan digagalkan," tambah Iskandar.
Kapal perang TNI AL, KRI Untung Surapati-872 berhasil mengusir kapal perang
Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM), KD Yu-3508 yang mencoba memasuki
wilayah kedaulatan Republik Indonesia di perairan Blok Ambalat, Senin
sore(25/5/2009) sekitar pukul 15.00 Wita.
TNI AL jenis korvet kelas Parchim eks Jerman itu lalu melakukan pengejaran untuk menghalau KD YU-3508 sekaligus memberikan perintah agar segera keluar dari wilayah kedaulatan Republik Indonesia. Setelah diberikan peringatan
dengan tegas, KD YU-3508 melakukan diam radio dan keluar dari wilayah
NKRI.
(ndr/iy)
"Unsur TLDM dan Police Marine Malaysia secara rutin melaksanakan lintas laut dari dan ke Tawau setiap hari rata rata empat unsur. Pada kesempatan lintas laut itulah seringkali mencoba memasuki wilayah Kedaulatan Republik Indonesia (RI) dan berhasil dihalau oleh kapal perang TNI AL," kata Kadispenal Laksma TNI Iskandar Sitompul dalam siaran pers yang diterima detikcom, Selasa (26/5/2009).
Meskipun dengan dukungan anggaran yang serba terbatas, TNI AL tetap
konsisten dalam menjaga wilayah kedaulatan RI.
"Hal ini terbukti dari berbagai pelanggaran kedaulatan dan pelanggaran hukum di wilayah Republik Indonesia (RI) berhasil dicegah dan digagalkan," tambah Iskandar.
Kapal perang TNI AL, KRI Untung Surapati-872 berhasil mengusir kapal perang
Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM), KD Yu-3508 yang mencoba memasuki
wilayah kedaulatan Republik Indonesia di perairan Blok Ambalat, Senin
sore(25/5/2009) sekitar pukul 15.00 Wita.
TNI AL jenis korvet kelas Parchim eks Jerman itu lalu melakukan pengejaran untuk menghalau KD YU-3508 sekaligus memberikan perintah agar segera keluar dari wilayah kedaulatan Republik Indonesia. Setelah diberikan peringatan
dengan tegas, KD YU-3508 melakukan diam radio dan keluar dari wilayah
NKRI.
(ndr/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 01:28 WIB
Menelisik Batu Beraksara di Gunung Padang
-
Kamis, 24/05/2012 00:22 WIB
Menlu: Pandangan Ekstrim Tantangan Bagi Perlindungan HAM RI
-
Rabu, 23/05/2012 23:20 WIB
Ari Sigit Hadirkan Kurator Sebagai Saksi Penggelapan
-
Rabu, 23/05/2012 23:01 WIB
Popularitas, Materi & Kekuasaan Tak Cukup untuk Jadi Anggota DPR
-
Rabu, 23/05/2012 22:30 WIB
Wasekjen PKS: Konser Lady Gaga Lebih Besar Mudharat Daripada Manfaatnya
-
Kamis, 24/05/2012 02:13 WIB
Biadab! Pria Muda Perkosa & Bunuh Anak 4 Tahun
-
Kamis, 24/05/2012 02:39 WIB
Menghitung Sisa Hukuman Sang 'Ratu Mariyuana' Corby
-
Rabu, 23/05/2012 09:59 WIB
Inilah Sosok Pemangsa 19 Kambing yang Meresahkan Warga Banyumas
-
Kamis, 24/05/2012 01:28 WIB
Menelisik Batu Beraksara di Gunung Padang
-
686 Komentar
-
235 Komentar
-
219 Komentar
-
208 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 469.000
- Rp 2,796.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
