RI Akan Bahas Nasib Imigran Gelap di Bangkok Pada 3 Juni
Jumat, 22/05/2009 19:15 WIB
Jakarta
Pemerintah rencananya akan membahas masalah orang asing yang masuk secara ilegal ke Indonesia dalam pertemuan di Bangkok, Thailand, pada 3 Juni 2009 mendatang. Indonesia akan meminta negara regional menyelesaikan masalah ini.
"Itu nanti tanggal 3 Juni ada pertemuan di Bangkok, nanti akan diselesaikan di sana. Itu nantinya mempersiapan negara-negara regional untuk menyelesaikan masalah itu," kata Wakil Menteri Luar Negeri Triyono usai Rakor Polhukam yang salah satunya membahas penanggulangan masuknya orang secara ilegal di Kementerian Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (22/5/2009).
Indonesia, lanjut Triyono, akan mengajukan sejumlah usulan untuk menangani imigran gelap ini, sesuai hasil pertemuan Bali Ministry Meeting beberapa waktu lalu.
"Ya, itu jadi kewajiban bersama, negara asal, negara transit dan tujuan," tandasnya.
Sementara Dirjen Imigrasi Depkumham Basir Barmawie mengatakan, pihaknya akan mengoptimalkan kerjasama dan kinerja agar lebih tersusun dengan baik. Terkait penangkapan tujuh warga negara RRC di Papua, Basir menyatakan, pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah dari hasil pertemuan Bali Ministry Meeting.
Di antaranya adalah mengaktifkan source country atau negara asal. "Itu yang akan kita berdayakan. Salah satu kendala adalah menggiatkan masalah itu bagaimana supaya negara asal dibantu kita, agar hal semacam itu tidak terjadi lagi dan menghambat supaya warga negaranya tidak keluar," pungkasnya.
(zal/ndr)
"Itu nanti tanggal 3 Juni ada pertemuan di Bangkok, nanti akan diselesaikan di sana. Itu nantinya mempersiapan negara-negara regional untuk menyelesaikan masalah itu," kata Wakil Menteri Luar Negeri Triyono usai Rakor Polhukam yang salah satunya membahas penanggulangan masuknya orang secara ilegal di Kementerian Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (22/5/2009).
Indonesia, lanjut Triyono, akan mengajukan sejumlah usulan untuk menangani imigran gelap ini, sesuai hasil pertemuan Bali Ministry Meeting beberapa waktu lalu.
"Ya, itu jadi kewajiban bersama, negara asal, negara transit dan tujuan," tandasnya.
Sementara Dirjen Imigrasi Depkumham Basir Barmawie mengatakan, pihaknya akan mengoptimalkan kerjasama dan kinerja agar lebih tersusun dengan baik. Terkait penangkapan tujuh warga negara RRC di Papua, Basir menyatakan, pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah dari hasil pertemuan Bali Ministry Meeting.
Di antaranya adalah mengaktifkan source country atau negara asal. "Itu yang akan kita berdayakan. Salah satu kendala adalah menggiatkan masalah itu bagaimana supaya negara asal dibantu kita, agar hal semacam itu tidak terjadi lagi dan menghambat supaya warga negaranya tidak keluar," pungkasnya.
(zal/ndr)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 08:22 WIB
Timses Hidayat-Didik Sambut Baik Keinginan Foke Ikut Debat Cagub DKI
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
220 Komentar
-
216 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
