Salah Catat di LHKPN, Harta Prabowo Rp 1,6 Triliun
Rabu, 20/05/2009 14:45 WIB
Jakarta
Tim pemeriksa kekayaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah selesai memverifikasi harta kekayaan cawapres Prabowo Subianto. Jika dirupiahkan, aset Prabowo sekitar Rp 1,618 triliun.
"Menjadi Rp 1,57 triliun dan US$ 7,5 juta (sekitar Rp 78 miliar)," ujar Direktur LHKPN Muhammad Sigit saat ditemui di kediaman Prabowo di Bukit Hambalang, Desa Bojong Koneng, Citeureup, Bogor, Rabu (20/5/2009).
Dikatakan Sigit, laporan yang disampaikan Prabowo lewat Laporan Hasil Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) berbeda dengan hasil verifikasi. Hal itu karena ada beberapa kesalahan dalam pencatatan.
"Ada account yang dicatat, padahal telah diklarifikasi dananya telah cair," jelasnya.
Senada dengan Sigit, Prabowo juga mengakui adanya beberapa kesalahan yang dilakukan pihaknya dalam pencatatan formulir LHKPN. Formulir tersebut sebelumnya diserahkan oleh Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani ke KPK, Senin (18/5/2009) lalu. Kala itu Muzani menyebut kekayaan Prabowo antara Rp 1,6 triliun hingga Rp 1,7 triliun.
"Perubahan-perubahan hanya sedikit saja, kadang-kadang memang ada kesalahan cetak. Ada yang dicatat 'A' ternyata sudah dicatat sebelumnya," ungkap Prabowo.
Meski demikian, pemeriksaan atas harta kekayaan Prabowo tersebut tetap berjalan lancar. "Alhamdulillah lancar pemeriksaannya," pungkasnya.
(nov/nrl)
"Menjadi Rp 1,57 triliun dan US$ 7,5 juta (sekitar Rp 78 miliar)," ujar Direktur LHKPN Muhammad Sigit saat ditemui di kediaman Prabowo di Bukit Hambalang, Desa Bojong Koneng, Citeureup, Bogor, Rabu (20/5/2009).
Dikatakan Sigit, laporan yang disampaikan Prabowo lewat Laporan Hasil Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) berbeda dengan hasil verifikasi. Hal itu karena ada beberapa kesalahan dalam pencatatan.
"Ada account yang dicatat, padahal telah diklarifikasi dananya telah cair," jelasnya.
Senada dengan Sigit, Prabowo juga mengakui adanya beberapa kesalahan yang dilakukan pihaknya dalam pencatatan formulir LHKPN. Formulir tersebut sebelumnya diserahkan oleh Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani ke KPK, Senin (18/5/2009) lalu. Kala itu Muzani menyebut kekayaan Prabowo antara Rp 1,6 triliun hingga Rp 1,7 triliun.
"Perubahan-perubahan hanya sedikit saja, kadang-kadang memang ada kesalahan cetak. Ada yang dicatat 'A' ternyata sudah dicatat sebelumnya," ungkap Prabowo.
Meski demikian, pemeriksaan atas harta kekayaan Prabowo tersebut tetap berjalan lancar. "Alhamdulillah lancar pemeriksaannya," pungkasnya.
(nov/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Senin, 21/05/2012 17:17 WIB
Ini Batu Beraksara di Situs Gunung Padang
-
Senin, 21/05/2012 17:23 WIB
Kini Ada Kampung Sukhoi di Cijeruk
-
Senin, 21/05/2012 18:15 WIB
Ical: Orang Boleh Tak Sepakat Lady Gaga, Tapi Jangan Mengancam
-
Senin, 21/05/2012 18:07 WIB
Keluarga Hanya Diberi Waktu 10 Menit Lihat Jenazah Korban Sukhoi
-
661 Komentar
-
443 Komentar
-
357 Komentar
-
347 Komentar
Lapsus
Index »
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,100.000
- Rp 2,792.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
