detikcom
Selasa, 19/05/2009 20:56 WIB

Kantor Pusat PMI Marak Bendera PDIP foto

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
foto: Taufik/detikcom
Jakarta - Cobalah melintas di depan kantor pusat Palang Merah Indonesia (PMI) yang berada di jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Anda akan melihat maraknya bendera parpol PDIP dan organisasi kepemudaan Taruna Merah Putih yang berdiri dan berkibar di sana.

Berdasarkan pantuan detikcom, Selasa (19/5/2009), bendera-bendera tersebut dipasang pada pagar dan samping gedung PMI. Kesan yang didapat, organisasi yang bergerak dalam kegiatan kemanusiaan ini memihak pada salah satu parpol peserta pemilu.

Pada sisi samping Gedung PMI, terdapat tulisan 'dilarang masuk' pada tembok beton yang mengelilingi kantor PMI. Dalam tembok beton tersebut ada halaman kosong yang luasnya hampir sebesar lapangan futsal dan sebuah masjid dengan bendera parpol pada kedua sisinya.

Menurut keterangan Wakil Sekertaris Jenderal PMI, Rachmat Ahadijat kepada detikcom, sampai saat ini pihak PMI banyak mendapat komplain dari masyarakat mengenai banyaknya bandera parpol tertentu yang menghiasi gedung PMI.

"Yang komplain banyak. Ada yang sms, ada juga yang telepon," ujarnya di ruang kerjanya di kantor pusat PMI.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fiq/mok)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
42%
Kontra
58%