Terancam 5 Tahun Penjara, Sidang Suu Kyi Dijaga Ketat
Senin, 18/05/2009 11:26 WIB
AFP
Yangon
Ikon demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi akan diadili hari ini. Penjagaan ketat tampak di sebuah area penjara di Yangon, tempat Suu Kyi akan diadili.
Polisi antihuru-hara bersenjata lengkap telah berjaga-jaga di belakang barikade kawat yang dipasang di sekitar lokasi. Jumlah mereka ratusan personel.
Pasukan keamanan juga memblokir semua jalan menuju penjara. Pengamanan ketat ini dilakukan di tengah seruan para kelompok aktivis untuk menggelar aksi protes di depan penjara Insein tersebut. Kelompok tersebut termasuk para biksu Budha yang ikut serta dalam aksi melawan junta militer Myanmar tahun 2007 lalu.
"Kami menyerukan semua kekuatan politik untuk Bebaskan Aung San Suu Kyi agar digerakkan di seluruh Burma, dengan mengadakan acara doa di rumah-rumah, tempat ibadah dan mengadakan aksi damai, tenang di depan penjara Insein," demikian statemen dari tiga kelompok aktivis seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (18/5/2009).
Suu Kyi akan diadili sehubungan dengan insiden masuknya seorang pria AS ke dalam rumahnya pekan lalu. John William Yettaw, pria AS itu berenang melintasi danau untuk tiba di rumah Suu Kyi dan sempat tinggal di sana selama dua hari sebelum ditangkap otoritas Myanmar.
Dengan kasus ini, Suu Kyi terancam hukuman penjara maksimum lima tahun. Pengacara Suu Kyi, Kyi Win menegaskan, kliennya tidak bersalah. "Setelah mendengar urutan peristiwa, sangat jelas bahwa tak ada pelanggaran atas batasan-batasan yang ditetapkan padanya," kata Kyi Win.
Suu Kyi (63) didakwa melanggar ketentuan penahanannya dengan melindungi Yettaw yang kabarnya merupakan veteran perang Vietnam.
Suu Kyi seharusnya dijadwalkan bebas pada 27 Mei mendatang setelah enam tahun berturut-turut dikenai tahanan rumah. Namun dengan adanya dakwaan ini, kebebasan itu terancam batal. Banyak kalangan menganggap dakwaan ini sebagai dalih junta militer Myanmar untuk terus menahan wanita peraih Nobel Perdamaian itu.
(ita/iy)
Polisi antihuru-hara bersenjata lengkap telah berjaga-jaga di belakang barikade kawat yang dipasang di sekitar lokasi. Jumlah mereka ratusan personel.
Pasukan keamanan juga memblokir semua jalan menuju penjara. Pengamanan ketat ini dilakukan di tengah seruan para kelompok aktivis untuk menggelar aksi protes di depan penjara Insein tersebut. Kelompok tersebut termasuk para biksu Budha yang ikut serta dalam aksi melawan junta militer Myanmar tahun 2007 lalu.
"Kami menyerukan semua kekuatan politik untuk Bebaskan Aung San Suu Kyi agar digerakkan di seluruh Burma, dengan mengadakan acara doa di rumah-rumah, tempat ibadah dan mengadakan aksi damai, tenang di depan penjara Insein," demikian statemen dari tiga kelompok aktivis seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (18/5/2009).
Suu Kyi akan diadili sehubungan dengan insiden masuknya seorang pria AS ke dalam rumahnya pekan lalu. John William Yettaw, pria AS itu berenang melintasi danau untuk tiba di rumah Suu Kyi dan sempat tinggal di sana selama dua hari sebelum ditangkap otoritas Myanmar.
Dengan kasus ini, Suu Kyi terancam hukuman penjara maksimum lima tahun. Pengacara Suu Kyi, Kyi Win menegaskan, kliennya tidak bersalah. "Setelah mendengar urutan peristiwa, sangat jelas bahwa tak ada pelanggaran atas batasan-batasan yang ditetapkan padanya," kata Kyi Win.
Suu Kyi (63) didakwa melanggar ketentuan penahanannya dengan melindungi Yettaw yang kabarnya merupakan veteran perang Vietnam.
Suu Kyi seharusnya dijadwalkan bebas pada 27 Mei mendatang setelah enam tahun berturut-turut dikenai tahanan rumah. Namun dengan adanya dakwaan ini, kebebasan itu terancam batal. Banyak kalangan menganggap dakwaan ini sebagai dalih junta militer Myanmar untuk terus menahan wanita peraih Nobel Perdamaian itu.
(ita/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 24/05/2012 01:28 WIB
Menelisik Batu Beraksara di Gunung Padang
-
Kamis, 24/05/2012 00:22 WIB
Menlu: Pandangan Ekstrim Tantangan Bagi Perlindungan HAM RI
-
Rabu, 23/05/2012 23:20 WIB
Ari Sigit Hadirkan Kurator Sebagai Saksi Penggelapan
-
Rabu, 23/05/2012 23:01 WIB
Popularitas, Materi & Kekuasaan Tak Cukup untuk Jadi Anggota DPR
-
Rabu, 23/05/2012 22:30 WIB
Wasekjen PKS: Konser Lady Gaga Lebih Besar Mudharat Daripada Manfaatnya
-
Kamis, 24/05/2012 02:13 WIB
Biadab! Pria Muda Perkosa & Bunuh Anak 4 Tahun
-
Kamis, 24/05/2012 02:39 WIB
Menghitung Sisa Hukuman Sang 'Ratu Mariyuana' Corby
-
Rabu, 23/05/2012 09:59 WIB
Inilah Sosok Pemangsa 19 Kambing yang Meresahkan Warga Banyumas
-
Kamis, 24/05/2012 01:28 WIB
Menelisik Batu Beraksara di Gunung Padang
-
686 Komentar
-
235 Komentar
-
219 Komentar
-
208 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 469.000
- Rp 2,796.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
