detikcom
Kamis, 14/05/2009 18:09 WIB

SMS Ancaman Nasrudin

Kapolri Harus Beri Kesaksian

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Dahnuri harus dimintai keterangannya oleh tim penyidik kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen. Ini terkait SMS ancaman dari korban yang pernah dilaporkan oleh tersangka Antashari Azar.

"Untuk keperluan penyidikan, siapapun yang dianggap saksi kami minta untuk
dimintai keterangannya," kata Juniver Girsang, salah seorang anggota tim kuasa hukum Antashari, melalui telepon, Kamis (14/5/2009).

Antasari Azhar mengaku pernah mendapat SMS ancaman dari Nasrudin dan telah pula melaporkannya ke Polri pada Januari 2009. Pelaporan itu dijadikan alibi Antasari untuk membuktikan bahwa Antasari tidak terlibat dalam skenario pembunuhan Nasrudin.

Atas laporan tersebut lalu dibentuk Tim 7 yang diketuai oleh Kombes Chairul Anwar (Kapolres Jakarta Selatan saat itu). Namun sejak itu pula hubungan antara Nasrudin dan Antasari membaik, meski kedua tidak pernah lagi bertemu secara fisik.

"Bagaimana mungkin Pak Antasari merancang pembunuhan terhadap alamarhum
padahal dia sendiri pernah melaporkan alamrhum ke Kapolri. Ini logikanya
tidak nyambung," sambung Juniver.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mei/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
64%
Kontra
36%