PD: Boediono Jadi Cawapres SBY Sudah 99%
Rabu, 13/05/2009 15:35 WIB
Jakarta
SBY belum resmi mengumumkan nama cawapresnya. Namun, kepastian Gubernur Bank Indonesia (BI) Boediono akan menjadi pendamping SBY sudah 99%.
Kepastian itu disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Ahmad Mubarok di DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (13/5/2009).
"Saya kira ada 99%. Yang 1% itu kehendak Tuhan. Memang tadinya nama cawapres akan diberitahukan 2 hari sebelum deklarasi. Tetapi, kemarin sudah beredar yaitu berarti ada pertimbangan-pertimbangan lain," kata Mubarok.
Namun demikian, menurut dia, hanya SBY yang tahu alasan memilih Boediono. Pilihan cawapres SBY banyak berasal dari berbagai sumber, termasuk dari partai-partai yang tidak bisa mencalonkan capres.
"Alasan mengapa Boediono yang dipilih, menurut saya itu subyektif, hanya Pak SBY yang tahu. Sebenarnya yang lain dari kalangan profesional juga ada Pak Jimly dan Sri Mulyani. Tetapi, kenapa Pak Boediono yang dipilih, kita hanya bisa mengira-ngira," papar dia.
Dikatakan dia, presiden dan wakil presiden harus ada satu kesatuan yang jelas. Posisi presiden adalah sebagai lokomotif. Sedangkan partai-partai adalah gerbong di belakangnya.
"Jadi, Pak Boediono sebagai wapres tugasnya adalah memperkuat posisi Pak SBY sebagai presiden dan juga lokomotif. Sedangkan untuk masalah di parlemen, tidak menjadi tugas wapres tetapi lebih ke partai dan menteri-menteri yang ada di dalamnya," kata Mubarok.
Ketika ditanya Boediono tidak dekat dengan Muhammadiyah dan NU, Mubarok tidak mempersoalkannya.
"Kalau menurut saya justru yang seperti itu yang kita cari karena nantinya ia wapres tidak ada pikiran ke mana-mana. Dibutuhkan wakil yang tidak condong ke kanan atau ke kiri. Tetapi, yang loyal kepada presiden," tutur dia.
Mubarok juga menilai karakter Boediono yang dinilai neoliberal pun bukan ancaman.
"Kalau Boediono menjadi ancaman untuk neoliberal karena karekter Boediono menurut saya tidak menjadi ancaman sama sekali," cetus dia.
(aan/iy)
Kepastian itu disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Ahmad Mubarok di DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (13/5/2009).
"Saya kira ada 99%. Yang 1% itu kehendak Tuhan. Memang tadinya nama cawapres akan diberitahukan 2 hari sebelum deklarasi. Tetapi, kemarin sudah beredar yaitu berarti ada pertimbangan-pertimbangan lain," kata Mubarok.
Namun demikian, menurut dia, hanya SBY yang tahu alasan memilih Boediono. Pilihan cawapres SBY banyak berasal dari berbagai sumber, termasuk dari partai-partai yang tidak bisa mencalonkan capres.
"Alasan mengapa Boediono yang dipilih, menurut saya itu subyektif, hanya Pak SBY yang tahu. Sebenarnya yang lain dari kalangan profesional juga ada Pak Jimly dan Sri Mulyani. Tetapi, kenapa Pak Boediono yang dipilih, kita hanya bisa mengira-ngira," papar dia.
Dikatakan dia, presiden dan wakil presiden harus ada satu kesatuan yang jelas. Posisi presiden adalah sebagai lokomotif. Sedangkan partai-partai adalah gerbong di belakangnya.
"Jadi, Pak Boediono sebagai wapres tugasnya adalah memperkuat posisi Pak SBY sebagai presiden dan juga lokomotif. Sedangkan untuk masalah di parlemen, tidak menjadi tugas wapres tetapi lebih ke partai dan menteri-menteri yang ada di dalamnya," kata Mubarok.
Ketika ditanya Boediono tidak dekat dengan Muhammadiyah dan NU, Mubarok tidak mempersoalkannya.
"Kalau menurut saya justru yang seperti itu yang kita cari karena nantinya ia wapres tidak ada pikiran ke mana-mana. Dibutuhkan wakil yang tidak condong ke kanan atau ke kiri. Tetapi, yang loyal kepada presiden," tutur dia.
Mubarok juga menilai karakter Boediono yang dinilai neoliberal pun bukan ancaman.
"Kalau Boediono menjadi ancaman untuk neoliberal karena karekter Boediono menurut saya tidak menjadi ancaman sama sekali," cetus dia.
(aan/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Senin, 21/05/2012 17:17 WIB
Ini Batu Beraksara di Situs Gunung Padang
-
Senin, 21/05/2012 17:23 WIB
Kini Ada Kampung Sukhoi di Cijeruk
-
Senin, 21/05/2012 17:03 WIB
Istana: Dahlan Iskan Mundur Hanya Rumor
-
Senin, 21/05/2012 16:58 WIB
Kasasi Ditolak, 2 Eks Pemain Liga Indonesia Dihukum 18 Tahun Bui
-
661 Komentar
-
443 Komentar
-
357 Komentar
-
347 Komentar
Lapsus
Index »
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,100.000
- Rp 2,792.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
