detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 12:32 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 11/05/2009 07:28 WIB

Laporan dari Paris

Versailles, Kemegahan Istana Negeri Dongeng foto

Fitraya Ramadhanny - detikNews
Halaman 1 dari 2
Versailles (Foto: Fitraya/detikcom).
Paris - 700 Kamar, 6.123 lukisan dan taman 800 hektar. Istana Versailles adalah dongeng tentang kemasyhuran sampai kisah tragis Marie Antoinette.

Di istana inilah dinasti Raja Louis bertahta. Istana Versailles bermula pada 1623 saat Louis XIII membangun sebuah istana kecil untuk berburu di hutan Versailles. Putranya yaitu Louis XIV memperbesar istana ini dan memindahkan pusat kekuasaan dari Paris ke Versailles pada 1682.

Dinasti Louis terakhir yang mencicipi kemewahan Versailles adalah Louis XVI. Dia dan istrinya Marie Antoinette akhirnya dipaksa keluar dari Versailles saat Revolusi Prancis 1789. Nasib keduanya berakhir di meja Guillotine.

Meski demikian, kemegahan Versailles tetap lestari dan kini menjadi salah satu obyek wisata paling terkenal di Prancis. Letaknya pun hanya sedikit di luar Kota Paris dan dapat ditempuh dengan kereta antarkota RER selama 45 menit saja.

Namun anda harus siap-siap dengan antrean pengunjung. Untuk masuk ke Versailles, pengunjung harus antre dua kali. Antre pertama adalah untuk membeli tiket seharga 13,50 Euro atau sekitar Rp 202.500, dan antre kedua untuk masuk ke dalam Istana Versailles. Taman istana bisa dinikmati secara gratis.

Detikcom berkunjung Rabu (29/4/2009) pagi, saat turis sedang ramai. Terletak di sebuah bukit, istana yang besar ini dapat terlihat dari kejauhan. Pintu gerbang istana yang keemasan berkilau terkena cahaya matahari. Sungguh menggugah pengunjung untuk segera masuk ke dalam.

Butuh waktu satu jam sejak antre tiket sampe masuk ke istana. Ada pintu masuk khusus yang sudah dimodifikasi, dilengkapi dengan metal detector dan tempat penitipan barang. Sebagai pemandu, pengunjung bisa meminta audio guide lengkap dengan earphone. Tinggal masukan nomor track untuk mendengarkan informasi tentang suatu ruangan di Versailles.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(fay/anw)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
MustRead close