Anggota FPKS: Tanpa Antasari Azhar, KPK Harus Jalan Terus
Jumat, 08/05/2009 11:14 WIB
Foto: DOk.detikcom
Jakarta
Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak sependapat dengan sebagian teman-teman mereka di Komisi III DPR yang meminta tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dihentikan sementara pasca Antasari Azhar menjadi tersangka kasus pembunuhan. PKS meminta KPK tidak goyah tanpa Antasari.
"Tidak ada alasan KPK kendor. KPK tidak boleh menghentikan kegiatannya, harus jalan terus," ujar anggota Komisi III DPR Fahri Hamzah kepada detikcom, Jumat (8/5/2009).
Menurut Fahri, apa yang sudah dirumuskan KPK bersama Antasari tidak boleh dihentikan hanya karena Antasari menjadi tersangka.
"Apa karena Burhanuddin Abdullah masuk penjara, BI nggak boleh kerja? Apa kalau Iqbal ditahan terus KPPU berhenti bekerja? Itu aturan dari mana? Ngawur!" kata Wakil Sekjen DPP PKS itu.
Fahri menuturkan, pendapat yang berbeda dari teman-temannya di Komisi III merupakan pernyataan pribadi. Namun di satu sisi, Fahri setuju dengan pendapat koleganya yang mempermasalahkan kepempimpinan Ketua KPK.
"Memang KPK tidak boleh melanggar UU, soal kepemimpinan. Ketua KPK dipilih DPR dengan suara terbanyak," tegas eksponen 1998 ini.
Soal pengganti Antasari jika dia menjadi terdakwa, Fahri mengusulkan Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan Chandra M Hamzah naik jabatan menjadi orang nomor 1 di lembaga superbody itu.
"Kalau rasionalnya Chandra yang naik. Suaranya kan nomor 2 (saat fit and proper test-red). Tapi kita lihat saja nanti," kata Fahri.
(nik/nrl)
"Tidak ada alasan KPK kendor. KPK tidak boleh menghentikan kegiatannya, harus jalan terus," ujar anggota Komisi III DPR Fahri Hamzah kepada detikcom, Jumat (8/5/2009).
Menurut Fahri, apa yang sudah dirumuskan KPK bersama Antasari tidak boleh dihentikan hanya karena Antasari menjadi tersangka.
"Apa karena Burhanuddin Abdullah masuk penjara, BI nggak boleh kerja? Apa kalau Iqbal ditahan terus KPPU berhenti bekerja? Itu aturan dari mana? Ngawur!" kata Wakil Sekjen DPP PKS itu.
Fahri menuturkan, pendapat yang berbeda dari teman-temannya di Komisi III merupakan pernyataan pribadi. Namun di satu sisi, Fahri setuju dengan pendapat koleganya yang mempermasalahkan kepempimpinan Ketua KPK.
"Memang KPK tidak boleh melanggar UU, soal kepemimpinan. Ketua KPK dipilih DPR dengan suara terbanyak," tegas eksponen 1998 ini.
Soal pengganti Antasari jika dia menjadi terdakwa, Fahri mengusulkan Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan Chandra M Hamzah naik jabatan menjadi orang nomor 1 di lembaga superbody itu.
"Kalau rasionalnya Chandra yang naik. Suaranya kan nomor 2 (saat fit and proper test-red). Tapi kita lihat saja nanti," kata Fahri.
(nik/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
220 Komentar
-
216 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
