detikcom

Datangi PD, Keluarga Korban Tolak Capres Pelanggar HAM

Laurencius Simanjuntak - detikNews
Senin, 04/05/2009 17:25 WIB
Jakarta Munculnya kembali calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang diduga kuat terlibat dalam kasus pelanggaran HAM dalam arena Pilpres 2009 adalah hal yang mengkhawatirkan. Hal ini mencerminkan kegagalan pemerintah selama ini dalam memutus rantai impunitas.

Demikian disampaikan Sumarsih, ibunda Wawan, korban tewas kasus Semanggi I saat audiensi dengan DPP Partai Demokrat (PD) di kantor DPP PD, Jl Pemuda, Jakarta Timur, Senin (4/5/2009).

"Kami butuh capres dan cawapres yang betul-betul bisa menyelesaikan pelanggaran HAM," tegas Sumarsih.

Dalam kesempatan itu, keluarga korban pelanggaran HAM juga meminta PD tidak berkoalisi dengan partai-partai lain yang pemimpinnya diduga kuat pernah terlibat dalam pelanggaran HAM.

Sumiarsih, yang membacakan surat pernyataan, juga sempat menyebut dua nama capres/cawapres mantan militer yang terindikasi kuat terlibat tragedi dan penculikan aktivis 1998.

"Kami menaruh harap Partai Demokrat dalam upaya merebut kekuasaan pada politik elektoral ini dapat bekerjasama dengan partai politik yang memiliki komitmen penuh bagi upaya penghormatan, perlindungan dan pemenuhan HAM," pinta Sumiarsih.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPP PD Ruhut Sitompul berjanji akan menampung suara-suara dari korban pelanggaran HAM.

"Kami tidak akan kerjasama dengan Hanura dan Gerindra," janji Ruhut.

(lrn/nik)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    BeritaTerbaru Indeks Berita »
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini