Jadi Cawapres JK
Wiranto: Down Grade Tidak Salah
Jumat, 01/05/2009 20:13 WIB
Jakarta
Deklrasi pasangan JK-Wiranto sebagai bakal kontestan Pilpres 2009 adalah bagian perjuangan bersama untuk menyejahterakan bangsa. Di dalam kerangka itu, maka siapa yang menjadi capres dan cawapres bukan lagi masalah.
Demikian kata Wiranto ketika ditanya mengenai 'down grade' dirinya. Lima tahun lalu dia adalah capres yang dijagokan Partai Golkar dan kini 'turun' jadi cawapres dari parpol sama.
"Kalau down grade untuk konteks perjuangan yang tidak ada habisnya, kan tidak ada salahnya," kata dia.
Memang benar bahwa Rapimnas Partai Hanura secara aklamasi menunjuk Wiranto selaku Ketua Umum DPP sebagai capres. Namun dengan catatan prosentase suara nasional yang berhasil diraih dalam Pemilu 2009 sedikitnya 10 persen. Tapi target itu tidak tercapai, maka ada pertimbangan rasional untuk prioritas.
"Ada suatu pertimbangan rasional dalam wilayah politik. Jika di bawah 10 persen, tidak usah kita mimpi menjadi presiden karena kita tidak mampu membentuk pemerintahan yang kuat," jelas Wiranto.
Dia menyebut, deklarasi kerjasama Partai Golkar-Hanura ini sebagai peristiwa politik penting. Terlepas dari segala kekurangan yang ada, pasangan JK-Wiranto adalah yang pertama berani menyatakan kesiapan bertarung dalam Pilpres 2009.
"Yang pertama kali deklarasikan pasangan capres-cawapres, adalah Golkar dan Hanura. Terlepas dari kekurangan, kita yang paling berani terlebih dahulu mendeklarasikan diri," tandas Wiranto.
(lh/nrl)
Demikian kata Wiranto ketika ditanya mengenai 'down grade' dirinya. Lima tahun lalu dia adalah capres yang dijagokan Partai Golkar dan kini 'turun' jadi cawapres dari parpol sama.
"Kalau down grade untuk konteks perjuangan yang tidak ada habisnya, kan tidak ada salahnya," kata dia.
Memang benar bahwa Rapimnas Partai Hanura secara aklamasi menunjuk Wiranto selaku Ketua Umum DPP sebagai capres. Namun dengan catatan prosentase suara nasional yang berhasil diraih dalam Pemilu 2009 sedikitnya 10 persen. Tapi target itu tidak tercapai, maka ada pertimbangan rasional untuk prioritas.
"Ada suatu pertimbangan rasional dalam wilayah politik. Jika di bawah 10 persen, tidak usah kita mimpi menjadi presiden karena kita tidak mampu membentuk pemerintahan yang kuat," jelas Wiranto.
Dia menyebut, deklarasi kerjasama Partai Golkar-Hanura ini sebagai peristiwa politik penting. Terlepas dari segala kekurangan yang ada, pasangan JK-Wiranto adalah yang pertama berani menyatakan kesiapan bertarung dalam Pilpres 2009.
"Yang pertama kali deklarasikan pasangan capres-cawapres, adalah Golkar dan Hanura. Terlepas dari kekurangan, kita yang paling berani terlebih dahulu mendeklarasikan diri," tandas Wiranto.
(lh/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Senin, 21/05/2012 17:17 WIB
Ini Batu Beraksara di Situs Gunung Padang
-
Senin, 21/05/2012 17:23 WIB
Kini Ada Kampung Sukhoi di Cijeruk
-
Senin, 21/05/2012 17:03 WIB
Istana: Dahlan Iskan Mundur Hanya Rumor
-
Senin, 21/05/2012 16:58 WIB
Kasasi Ditolak, 2 Eks Pemain Liga Indonesia Dihukum 18 Tahun Bui
-
661 Komentar
-
443 Komentar
-
357 Komentar
-
347 Komentar
Lapsus
Index »
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,100.000
- Rp 2,792.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
