Penembakan Direktur PRB
AA Khawatir Skandal Asmaranya Dibongkar Nasrudin
Jumat, 01/05/2009 14:21 WIB
dok detikcom
Solo
Nasrudin sebenarnya memiliki hubungan baik dengan AA, pejabat tinggi yang diduga terlibat pembunuhan Direktur PRB itu. Namun hubungan keduanya retak setelah AA terlibat skandal dengan istri Nasrudin. Terlebih, Nasrudin berniat membongkar kasus itu.
Hal itu diungkapkan anggota tim advokasi keluarga Nasrudin, Boyamin Saiman, saat berbincang-bincang dengan wartawan di Solo, Jawa Tengah, Jumat (1/5/2009).
Boyamin mengungkapkan, sejumlah keterangan yang didapatkannya dari keluarga dan teman-teman Nasrudin, menunjukkan bahwa Nasrudin dengan AA telah cukup lama berteman. Hubungan pertemanan itu telah terjalin jauh sebelum AA menduduki posisi yang dijabatnya sekarang.
"Bahkan Pak Nasrudin sering memberikan informasi dugaan korupsi kepada AA karena AA memimpin lembaga yang berhubungan dengan tindak korupsi. Informasi yang diberikan Nasrudin kepada AA adalah dugaan korupsi di PT RNI," papar Boyamin.
Namun dalam perkembangannya, Nasrudin kecewa terhadap AA karena dalam kasus PT RNI, hanya direktur keuangan perusahaan tersebut yang ditetapkan sebagai tersangka.
Kekecewaan yang kedua Nasrudin karena diam-diam AA menjalin hubungan asmara dengan perempuan berinsial K, yang sebelumnya telah lebih dulu memiliki hubungan asmara dengan Nasrudin. Nasrudin kecewa karena AA main belakang dengan tidak berterus terang kepada Nasrudin.
"Mungkin saja jika AA berterus terang, perempuan berinisial K itu direlakan oleh Pak Nasrudin untuk menjadi pasangan AA. Setelah penembakan Pak Nasrudin, K ini kemudian juga menghilang dan hingga sekarang kami tidak mengetahui keberadaannya," ungkapnya.
Karena merasa dikhianati itulah Nasrudin menjadi marah kepada AA. Dia lalu mengancam akan membuka skandal asmara AA dengan K tersebut ke publik. Ancaman Nasrudin itulah, tutur Boyamin, yang membuat AA panik sehingga dia merasa perlu untuk meminta Nasrudin mengurungkannya jika tidak ingin mendapat masalah.
"Pak Nasrudin diancam untuk tidak membuka skandal tersebu ke publik. Mungkin sebagai pejabat, AA khawatir jika skandal itu mencuat akan mencoreng reputasinya atau bahkan dia akan diberhentikan. Karena itulah dia sampai mengancam Pak Nasrudin agar tidak dipublikasikan," kata Boyamin.
Sekadar diketahui, kasus penembakan Nasrudin ini juga disebut-sebut menyeret nama Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar. Namun saat ditemui wartawan, Kamis (30/4/2009) malam, Antasari membantah hal tersebut. Pria berkumis itu mengakui mengenal Nasrudin sebagai saksi yang harus dilindungi KPK.
(mbr/djo)
Hal itu diungkapkan anggota tim advokasi keluarga Nasrudin, Boyamin Saiman, saat berbincang-bincang dengan wartawan di Solo, Jawa Tengah, Jumat (1/5/2009).
Boyamin mengungkapkan, sejumlah keterangan yang didapatkannya dari keluarga dan teman-teman Nasrudin, menunjukkan bahwa Nasrudin dengan AA telah cukup lama berteman. Hubungan pertemanan itu telah terjalin jauh sebelum AA menduduki posisi yang dijabatnya sekarang.
"Bahkan Pak Nasrudin sering memberikan informasi dugaan korupsi kepada AA karena AA memimpin lembaga yang berhubungan dengan tindak korupsi. Informasi yang diberikan Nasrudin kepada AA adalah dugaan korupsi di PT RNI," papar Boyamin.
Namun dalam perkembangannya, Nasrudin kecewa terhadap AA karena dalam kasus PT RNI, hanya direktur keuangan perusahaan tersebut yang ditetapkan sebagai tersangka.
Kekecewaan yang kedua Nasrudin karena diam-diam AA menjalin hubungan asmara dengan perempuan berinsial K, yang sebelumnya telah lebih dulu memiliki hubungan asmara dengan Nasrudin. Nasrudin kecewa karena AA main belakang dengan tidak berterus terang kepada Nasrudin.
"Mungkin saja jika AA berterus terang, perempuan berinisial K itu direlakan oleh Pak Nasrudin untuk menjadi pasangan AA. Setelah penembakan Pak Nasrudin, K ini kemudian juga menghilang dan hingga sekarang kami tidak mengetahui keberadaannya," ungkapnya.
Karena merasa dikhianati itulah Nasrudin menjadi marah kepada AA. Dia lalu mengancam akan membuka skandal asmara AA dengan K tersebut ke publik. Ancaman Nasrudin itulah, tutur Boyamin, yang membuat AA panik sehingga dia merasa perlu untuk meminta Nasrudin mengurungkannya jika tidak ingin mendapat masalah.
"Pak Nasrudin diancam untuk tidak membuka skandal tersebu ke publik. Mungkin sebagai pejabat, AA khawatir jika skandal itu mencuat akan mencoreng reputasinya atau bahkan dia akan diberhentikan. Karena itulah dia sampai mengancam Pak Nasrudin agar tidak dipublikasikan," kata Boyamin.
Sekadar diketahui, kasus penembakan Nasrudin ini juga disebut-sebut menyeret nama Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar. Namun saat ditemui wartawan, Kamis (30/4/2009) malam, Antasari membantah hal tersebut. Pria berkumis itu mengakui mengenal Nasrudin sebagai saksi yang harus dilindungi KPK.
(mbr/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 19:43 WIB
Bolos Kuliah Demi Evakuasi Korban Sukhoi, Mapala UI Berharap Bisa Ikut UAS
-
Rabu, 23/05/2012 19:28 WIB
Eks Ketua DPC Tanyakan Perkembangan Aduan Soal Anas ke Komwas PD
-
Rabu, 23/05/2012 19:26 WIB
Waketum: Ketua FPD Mantan Staf Khusus Ani Yudhoyono
-
Rabu, 23/05/2012 19:16 WIB
Susana, Korban Sukhoi yang Ingin Bertugas di Penerbangan Haji
-
Rabu, 23/05/2012 19:09 WIB
Susahnya Mengidentifikasi 'Jenis Kelamin' Hakim, PNS/Pejabat Negara?
-
Rabu, 23/05/2012 17:56 WIB
Amien Rais: Mengapa Konser Lady Gaga Harus Dilarang?
-
Rabu, 23/05/2012 18:05 WIB
Kisah Sigit 11 Tahun Menggugat Kecelakaan Singapore Airlines
-
Rabu, 23/05/2012 18:54 WIB
Pengacara: Kasus Ari Sigit adalah Masalah Perdata
-
Rabu, 23/05/2012 18:32 WIB
Hidayat Nurwahid Akan Kerja Keras 'Kalahkan' Fauzi Bowo di Pilkada DKI
-
685 Komentar
-
454 Komentar
-
234 Komentar
-
228 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 469.000
- Rp 2,796.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
