Berkas Kasus Penggelapan Pajak Guru di Jaksel P21
Rabu, 29/04/2009 17:54 WIB
Jakarta
Masih ingatkah anda kasus penggelapan pajak tunjangan kesejahteraan bagi para guru di Dikdas dan Dikmenti Jakarta Selatan pada Januari 2009 lalu? Berkas kasus itu telah dinyatakan lengkap (P21) oleh Kejati DKI Jakarta.
"Hari ini, tersangka, barang bukti dan berkasnya kita serahkan ke penuntut umum," ujar Kepala Satuan Tindak Pidana korupsi Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya AKBP Aris Munandar saat dihubungi wartawan, Rabu (29/4/2009).
Kasus tersebut telah menyeret 5 pejabat yakni Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian BPLHD Jakut, Edi Suwaedi, Bendahara Sudin Dikdas Jaksel Pujiono, Staff Seksi Olahraga Jaksel Purnomo, Bendahara Sudin Dikmenti Jaksel Herlan, serta Bendahara Sudin Dikmenti Budi. Kelima pejabat tersebut diduga telah menggelapkan uang pajak sebesar Rp 23 Miliar.
Namun, setelah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP), uang hasil korupsi gotong royong itu mencapai Rp 34 miliar. Dari hasil perbuatan menyimpang tersebut, polisi menyita barang bukti berupa 2 mobil Toyota Harier dan 1 unit Ford Escape.
Selain itu, polisi juga menyita sertifikat showroom mobil, sertifikat tanah dan sebidang ruko. "Itu semua milik Edi Suwaedi," katanya.
Kasus ini mencuat ketika dinas pajak menagih pajak tunjangan kesra guru ke Dikdas Jaksel. Dinas Jaksel kemudian menunjukkan bukti setoran pajak yang ternyata palsu. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi kemudian menahan Edi Suwaedi pada 30 Desember 2008 silam. Dari keterangan Edi, kemudian mpat nama pelaku lainnya muncul.
Sementara itu, pembuat bukti setoran pajak palsu, AS, masih buron. Hingga kini, polisi belum berhasil menemukan AS.
(mei/irw)
"Hari ini, tersangka, barang bukti dan berkasnya kita serahkan ke penuntut umum," ujar Kepala Satuan Tindak Pidana korupsi Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya AKBP Aris Munandar saat dihubungi wartawan, Rabu (29/4/2009).
Kasus tersebut telah menyeret 5 pejabat yakni Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian BPLHD Jakut, Edi Suwaedi, Bendahara Sudin Dikdas Jaksel Pujiono, Staff Seksi Olahraga Jaksel Purnomo, Bendahara Sudin Dikmenti Jaksel Herlan, serta Bendahara Sudin Dikmenti Budi. Kelima pejabat tersebut diduga telah menggelapkan uang pajak sebesar Rp 23 Miliar.
Namun, setelah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP), uang hasil korupsi gotong royong itu mencapai Rp 34 miliar. Dari hasil perbuatan menyimpang tersebut, polisi menyita barang bukti berupa 2 mobil Toyota Harier dan 1 unit Ford Escape.
Selain itu, polisi juga menyita sertifikat showroom mobil, sertifikat tanah dan sebidang ruko. "Itu semua milik Edi Suwaedi," katanya.
Kasus ini mencuat ketika dinas pajak menagih pajak tunjangan kesra guru ke Dikdas Jaksel. Dinas Jaksel kemudian menunjukkan bukti setoran pajak yang ternyata palsu. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi kemudian menahan Edi Suwaedi pada 30 Desember 2008 silam. Dari keterangan Edi, kemudian mpat nama pelaku lainnya muncul.
Sementara itu, pembuat bukti setoran pajak palsu, AS, masih buron. Hingga kini, polisi belum berhasil menemukan AS.
(mei/irw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
283 Komentar
-
237 Komentar
-
216 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
