Rabu, 29/04/2009 16:05 WIB

Pembunuhan di Pacific Place

Berkas Pembunuh Elen Dilimpahkan Pekan Depan

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Tersangka kasus pembunuhan terhadap karyawati cantik Maria Francisca Bernadette Ellen, Mulyadi (28), akan segera menghadapi tuntutan di pengadilan. Berkasnya siap dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta pekan depan.

"Senin depan berkas kita limpahkan," kata Kepala Satuan Reserse Mobile (Resmob) Direktorat Polda Metro Jaya AKBP Ahmad Rifai saat dihubungi wartawan, Rabu (29/4/2009).

Pasal yang disangkakan terhadap Mulyadi pun berlapis. Mulyadi, kata Rifai, dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain. Selain itu, Mulyadi juga dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Hukuman penjara di atas lima tahun siap menantinya.

Mulyadi ditangkap di rumah kontrakannya di kawasan Jalan Tanah Merdeka II, Kampung Rambutan, Jakarta Timur, pada 23 Maret lalu. Di kontrakan Mulyadi, polisi menemukan badik yang digunakan untuk menghabisi nyawa Ellen. Tidak hanya itu, polisi juga menemukan bukti lainnya seperti tas milik Ellen dan jaket Mulyadi yang masih berlumuran darah.

Ellen yang pernah menjadi bintang iklan Tje Fuk ini dihabisi pada 17 Maret lalu di tangga darurat lantai 6 - 7 di Mal Pacific Place. Mulyadi yang menjadi satpam sebuah tenant di mal mewah itu menduga Ellen adalah gadis kaya. Mulyadi yang pendek akal karena dililit utang membunuh Ellen karena ingin menguasai hartanya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mei/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
37%
Kontra
63%