Rabu, 29/04/2009 10:57 WIB

Demokrat Akhiri Dominasi Golkar di DPRD Sumbar

Yonda Sisko - detikNews
Padang - Komposisi wakil rakyat di DPRD Sumatera Barat (Sumbar) periode 2009-2014 dipastikan bakal dinominasi Partai Demokrat. Partai asuhan Soesilo Bambang Yudhoyono itu mencatat sejarah dengan mengakhiri dominasi Partai Golkar yang tak terkalahkan sejak Orde Baru.

Hasil akhir rekapitulasi perolehan suara pemilu legislatif 2009 yang diselesaikan KPU Sumbar beberapa waktu lalu, memperlihatkan dukungan suara kepada partai-partai berbasis massa Islam seperti PAN, PKS, PPP, PBB dan PBR juga mengalami penurunan yang relatif besar.

Berikut prediksi komposisi anggota DPRD Sumbar periode 2009-2014 yang dihitung berdasarkan hasil rekapitulasi akhir pemilu legislatif yang disahkan KPU Sumbar Jumat (24/4/2009) malam. Penghitungan dilakukan dengan cara mencari bilangan pembagi pemilih (BPP), hasil pembagian total suara sah seluruh partai di masing-masing daerah pemilihan (dapil) dengan alokasi kursi untuk dapil tersebut. Metode itu tercantum dalam Peraturan KPU No 15 tahun 2009 yang mengatur tata cara penetapan perolehan kursi DPR dan DPRD.

Dari total 55 kursi di DPRD Sumbar, 14 kursi diantaranya diperkirakan akan diisi Partai Demokrat, 9 kursi oleh Partai Golkar, 6 kursi oleh PAN, 5 kursi oleh PKS, 5 kursi oleh Partai Hanura, 4 kursi oleh PPP, 4 kursi oleh Gerindra, 3 kursi oleh PDIP, 3 kursi oleh PBB, dan 2 kursi oleh PBR.

Dibandingkan komposisi anggota DPRD Sumbar peiode 2004-2009, komposisi tersebut jauh berubah, dimana Partai Golkar menguasai 16 kursi, PAN 10 kursi, PKS 7 kursi, PPP 7 kursi, PBB 5 kursi, PDIP 4 kursi, PD 3 kursi, dan PBR 3 kursi.

Perbandingan komposisi anggota DPRD Sumbar periode 2004-2009 dengan perkiraan komposisi periode 2009-2014, Partai Demokrat mengalami peningkatan tajam dengan menambah perolehan 11 kursi. Partai Golkar mengalami penurunan 7 kursi, PAN turun 4 kursi, PPP turun 3 kursi, PKS dan PBB turun 2 kursi serta PDIP dan PBR masing-masing turun 1 kursi. Selain mengalir ke Demokrat, dukungan masyarakat untuk partai-partai yang mengalami penurunan perolehan suara, diambil oleh partai baru Hanura dan Gerindra.

Anggota KPU Sumbar Husni Kamil Manik, ketika dihubungi detikcom, Rabu (29/4/2009) mengatakan, secara resmi KPU Sumbar akan menetapkan alokasi kursi dan calon terpilih untuk DPRD Sumbar pada 17 dan 18 Mei mendatang.

"Nah, bila ada hitungan-hitungan alokasi kursi dan calon terpilih untuk DPRD Sumbar periode 2009-2014 sebelum ditetapkan KPU maka disebut sebagai prediksi saja," tukasnya.

(yon/djo)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
90%
Kontra
10%