detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 23:24 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 29/04/2009 10:57 WIB

Demokrat Akhiri Dominasi Golkar di DPRD Sumbar

Yonda Sisko - detikNews
Padang - Komposisi wakil rakyat di DPRD Sumatera Barat (Sumbar) periode 2009-2014 dipastikan bakal dinominasi Partai Demokrat. Partai asuhan Soesilo Bambang Yudhoyono itu mencatat sejarah dengan mengakhiri dominasi Partai Golkar yang tak terkalahkan sejak Orde Baru.

Hasil akhir rekapitulasi perolehan suara pemilu legislatif 2009 yang diselesaikan KPU Sumbar beberapa waktu lalu, memperlihatkan dukungan suara kepada partai-partai berbasis massa Islam seperti PAN, PKS, PPP, PBB dan PBR juga mengalami penurunan yang relatif besar.

Berikut prediksi komposisi anggota DPRD Sumbar periode 2009-2014 yang dihitung berdasarkan hasil rekapitulasi akhir pemilu legislatif yang disahkan KPU Sumbar Jumat (24/4/2009) malam. Penghitungan dilakukan dengan cara mencari bilangan pembagi pemilih (BPP), hasil pembagian total suara sah seluruh partai di masing-masing daerah pemilihan (dapil) dengan alokasi kursi untuk dapil tersebut. Metode itu tercantum dalam Peraturan KPU No 15 tahun 2009 yang mengatur tata cara penetapan perolehan kursi DPR dan DPRD.

Dari total 55 kursi di DPRD Sumbar, 14 kursi diantaranya diperkirakan akan diisi Partai Demokrat, 9 kursi oleh Partai Golkar, 6 kursi oleh PAN, 5 kursi oleh PKS, 5 kursi oleh Partai Hanura, 4 kursi oleh PPP, 4 kursi oleh Gerindra, 3 kursi oleh PDIP, 3 kursi oleh PBB, dan 2 kursi oleh PBR.

Dibandingkan komposisi anggota DPRD Sumbar peiode 2004-2009, komposisi tersebut jauh berubah, dimana Partai Golkar menguasai 16 kursi, PAN 10 kursi, PKS 7 kursi, PPP 7 kursi, PBB 5 kursi, PDIP 4 kursi, PD 3 kursi, dan PBR 3 kursi.

Perbandingan komposisi anggota DPRD Sumbar periode 2004-2009 dengan perkiraan komposisi periode 2009-2014, Partai Demokrat mengalami peningkatan tajam dengan menambah perolehan 11 kursi. Partai Golkar mengalami penurunan 7 kursi, PAN turun 4 kursi, PPP turun 3 kursi, PKS dan PBB turun 2 kursi serta PDIP dan PBR masing-masing turun 1 kursi. Selain mengalir ke Demokrat, dukungan masyarakat untuk partai-partai yang mengalami penurunan perolehan suara, diambil oleh partai baru Hanura dan Gerindra.

Anggota KPU Sumbar Husni Kamil Manik, ketika dihubungi detikcom, Rabu (29/4/2009) mengatakan, secara resmi KPU Sumbar akan menetapkan alokasi kursi dan calon terpilih untuk DPRD Sumbar pada 17 dan 18 Mei mendatang.

"Nah, bila ada hitungan-hitungan alokasi kursi dan calon terpilih untuk DPRD Sumbar periode 2009-2014 sebelum ditetapkan KPU maka disebut sebagai prediksi saja," tukasnya.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(yon/djo)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
88%
Kontra
12%