Busway Koridor 2 Sampai 7 Terancam Tidak Bisa Beroperasi
Senin, 27/04/2009 15:30 WIB
Jakarta
Pengoperasian busway koridor 2 sampai 7 terancam tidak bisa beroperasi.
Penyebabnya Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta selalu telat membayar uang operasional kepada operator atau konsorsium.
"Kalau tidak bayar kemungkinan tidak bisa beroperasi dari koridor 2 sampai
7," ujar Juru Bicara Konsorsium Koridor 2 sampai 7 existing busway Jabes
Sihombing kepada wartawan di RM Natrabu, Jl Sabang, Jakarta Pusat, Senin
(27/4/2009).
Menurut Jabes, terhitung sejak bulan September 2008 sampai April 2009,
operator mengalami penurunan pendapatan sebesar 25%. Bahkan pembayaran bulan Maret sebesar Rp 25 miliar belum juga dibayar oleh BLU.
Kebijakan BLU membatasi head way menurut Jabes, memang sengaja dilakukan
oleh BLU untuk mengurangi pencapaian kilometer tempuh bus busway, sehingga pembayaran Rp/km BLU TJ kepada operator busway dapat ditekan serendah-rendahnya.
"Seharusnya durasi 3 menit, tapi ini bisa sampai 15 menit," kata Jabes.
"Kebijakan itu tentu merugikan pihak pengguna maupun operator busway,"
tambahnya.
Jabes berharap, agar BLU tidak membatasi armada-armada busway dalam
beroperasi. Karena semakin lama keberangkatan busway, lanjut Jabes, jelas
akan berpengaruh pada pelayanan terhadap penumpang.
"Penumpang akan berjubel menunggu busway, akan menimbulkan ketidaknyamanan," tandasnya.
(did/anw)
Penyebabnya Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta selalu telat membayar uang operasional kepada operator atau konsorsium.
"Kalau tidak bayar kemungkinan tidak bisa beroperasi dari koridor 2 sampai
7," ujar Juru Bicara Konsorsium Koridor 2 sampai 7 existing busway Jabes
Sihombing kepada wartawan di RM Natrabu, Jl Sabang, Jakarta Pusat, Senin
(27/4/2009).
Menurut Jabes, terhitung sejak bulan September 2008 sampai April 2009,
operator mengalami penurunan pendapatan sebesar 25%. Bahkan pembayaran bulan Maret sebesar Rp 25 miliar belum juga dibayar oleh BLU.
Kebijakan BLU membatasi head way menurut Jabes, memang sengaja dilakukan
oleh BLU untuk mengurangi pencapaian kilometer tempuh bus busway, sehingga pembayaran Rp/km BLU TJ kepada operator busway dapat ditekan serendah-rendahnya.
"Seharusnya durasi 3 menit, tapi ini bisa sampai 15 menit," kata Jabes.
"Kebijakan itu tentu merugikan pihak pengguna maupun operator busway,"
tambahnya.
Jabes berharap, agar BLU tidak membatasi armada-armada busway dalam
beroperasi. Karena semakin lama keberangkatan busway, lanjut Jabes, jelas
akan berpengaruh pada pelayanan terhadap penumpang.
"Penumpang akan berjubel menunggu busway, akan menimbulkan ketidaknyamanan," tandasnya.
(did/anw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 19:28 WIB
Eks Ketua DPC Tanyakan Perkembangan Aduan Soal Anas ke Komwas PD
-
Rabu, 23/05/2012 19:26 WIB
Waketum: Ketua FPD Mantan Staf Khusus Ani Yudhoyono
-
Rabu, 23/05/2012 19:16 WIB
Susana, Korban Sukhoi yang Ingin Bertugas di Penerbangan Haji
-
Rabu, 23/05/2012 19:09 WIB
Susahnya Mengidentifikasi 'Jenis Kelamin' Hakim, PNS/Pejabat Negara?
-
Rabu, 23/05/2012 19:05 WIB
JK: PMI Paling Banyak Kerahkan Bantuan Evakuasi Korban Sukhoi
-
Rabu, 23/05/2012 17:56 WIB
Amien Rais: Mengapa Konser Lady Gaga Harus Dilarang?
-
Rabu, 23/05/2012 18:05 WIB
Kisah Sigit 11 Tahun Menggugat Kecelakaan Singapore Airlines
-
Rabu, 23/05/2012 18:54 WIB
Pengacara: Kasus Ari Sigit adalah Masalah Perdata
-
Rabu, 23/05/2012 18:32 WIB
Hidayat Nurwahid Akan Kerja Keras 'Kalahkan' Fauzi Bowo di Pilkada DKI
-
685 Komentar
-
454 Komentar
-
234 Komentar
-
228 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,049.000
- Rp 2,796.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
