Makassar Gelar Simulasi Penanggulangan Pandemi Flu Burung
Sabtu, 25/04/2009 11:59 WIB
(foto: Rachmadin Ismail/ detikcom)
Makassar
Meski tidak seheboh saat muncul pertama kali dulu, flu burung tetap menjadi ancaman yang perlu diwaspadai. Oleh karena itu, Depkes menggelar simulasi penanggulangan pandemi di Makassar.
Virus flu burung menyebar dengan cepat. Pasien yang terinfeksi langsung menularkannya pada keluarga hingga perawat yang menolongnya.
Taking (63), warga kelurahan Kassi-Kassi, Makassar, dirujuk ke Puskesmas setempat karena mengalami sesak napas dan batuk. Setelah didiagnosa, ternyata Taking mengidap flu burung kemudian dirujuk ke RS Wahidin Sudiro Husodo untuk ditangani.
Keesokan harinya, salah seorang perawat yang memeriksa Taking diduga tertular flu burung karena mengalami demam. Sontak hal ini menimbulkan reaksi dari dinas kesehatan setempat hingga Departemen Kesehatan (Depkes).
Rumah Taking dikarantina hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Pemerintah setempat bersama Depkes kemudian menentukan langkah pencegahan dengan mengisolir keluarga agar tidak menularkan penyakitnya pada orang lain.
Begitulah gambaran prosedur standar dalam penanggulangan daerah pusat penyebaran pandemi virus flu burung. Hal tersebut dipraktekkan dengan melibatkan warga dan petugas kesehatan di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (25/4/2009).
Sebagai informasi, kejadian ini merupakan simulasi dari fase paling berbahaya yang bisa ditimbulkan oleh penularan virus flu burung. Jika selama ini kasus yang ditemukan hanya melalui penularan dari binatang (unggas), maka dalam fase ini penularan sudah terjadi antar manusia dan dalam semakin meluas.
"Kita berharap masyarakat dapat memamhami dan bereaksi cepat jika ada hal serupa terjadi di masa yang akan datang," kata Dirjen Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Tjandra Yoga.
Simulasi akan berlanjut dengan penanganan virus yang sudah menyebar di sebuah wilayah. Kemudian dilakukan langkah-langkah isolasi dan proses penyembuhan hingga virus tersebut musnah. Penanganan yang cepat dan menyeluruh bisa mengurangi dampak virus flu burung.
(mad/gah)
Virus flu burung menyebar dengan cepat. Pasien yang terinfeksi langsung menularkannya pada keluarga hingga perawat yang menolongnya.
Taking (63), warga kelurahan Kassi-Kassi, Makassar, dirujuk ke Puskesmas setempat karena mengalami sesak napas dan batuk. Setelah didiagnosa, ternyata Taking mengidap flu burung kemudian dirujuk ke RS Wahidin Sudiro Husodo untuk ditangani.
Keesokan harinya, salah seorang perawat yang memeriksa Taking diduga tertular flu burung karena mengalami demam. Sontak hal ini menimbulkan reaksi dari dinas kesehatan setempat hingga Departemen Kesehatan (Depkes).
Rumah Taking dikarantina hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Pemerintah setempat bersama Depkes kemudian menentukan langkah pencegahan dengan mengisolir keluarga agar tidak menularkan penyakitnya pada orang lain.
Begitulah gambaran prosedur standar dalam penanggulangan daerah pusat penyebaran pandemi virus flu burung. Hal tersebut dipraktekkan dengan melibatkan warga dan petugas kesehatan di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (25/4/2009).
Sebagai informasi, kejadian ini merupakan simulasi dari fase paling berbahaya yang bisa ditimbulkan oleh penularan virus flu burung. Jika selama ini kasus yang ditemukan hanya melalui penularan dari binatang (unggas), maka dalam fase ini penularan sudah terjadi antar manusia dan dalam semakin meluas.
"Kita berharap masyarakat dapat memamhami dan bereaksi cepat jika ada hal serupa terjadi di masa yang akan datang," kata Dirjen Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Tjandra Yoga.
Simulasi akan berlanjut dengan penanganan virus yang sudah menyebar di sebuah wilayah. Kemudian dilakukan langkah-langkah isolasi dan proses penyembuhan hingga virus tersebut musnah. Penanganan yang cepat dan menyeluruh bisa mengurangi dampak virus flu burung.
(mad/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 19:32 WIB
Lulus UN, Polresta Pekanbaru Razia Tempat Hiburan Malam
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 19:01 WIB
Lagi, Ada Mercy Berpelat TNI Tapi Bukan Mobil Dinas
-
Sabtu, 26/05/2012 18:58 WIB
Lulus 100%, Siswa SMAN 3 Semarang Bersepeda Keliling Kota
-
Sabtu, 26/05/2012 17:01 WIB
Pembunuh Ayah dan Anak dengan Linggis di Depok Ditangkap Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:57 WIB
Waspada! Perampasan Motor Berkedok Razia Melibatkan Oknum Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:07 WIB
Ini Dia Hasil UN SMA di DKI Jakarta
-
Sabtu, 26/05/2012 17:53 WIB
Protes Kenaikan Harga BBM, Aksi Demo Nasional Akan Digelar di India
-
280 Komentar
-
246 Komentar
-
237 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
