Golkar Pecah, Pencapresan JK Percuma
Jumat, 24/04/2009 10:58 WIB
Jakarta
Keputusan Rapat Pimpinan Nasional Khusus (Rapimnasus) Partai Golkar mengusung Jusuf Kalla (JK) sebagai capres dinilai percuma jika tidak diimbangi dengan persatuan di tubuh Golkar. Karena itu Golkar harus segera bersatu.
"Pengurus Golkar harus bersatu untuk memastikan elektabilitas bagi JK. Tidak boleh ada faksi membagi dukungan," tutur pengamat politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Bachtiar Effendi.
Hal ini disampaikan Bachtiar dalam dialog interaktif di Gedung DPD, Kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (24/4/2009).
Menurut Bachtiar, Golkar harus segera menyusun koalisi untuk memuluskan langkah JK maju pilpres. Kerja sama elit Golkar dibutuhkan untuk yang satu ini.
"Golkar harus bekerja keras bersama-sama, berkoalisi untuk memperoleh dukungan syarat capres yang 20 persen itu entah dari mana, dari PAN, PPP, atau Hanura," tutur Bachtiar.
"Semua petinggi, Sultan, Akbar, dan lainnya, harus mengamankan posisi 20 persen itu," imbuhnya.
Cawapres untuk JK, menurut Bachtiar, harus segera ditentukan Caranya adalah dengan membina hubungan dengan partai koalisinya.
"Dikomunikasikan dengan partai koalisi, berkompromi supaya ada cawapres," tutur Bachtiar yang mengenakan kemeja batik cokelat ini.
Siapakah Cawapres yang cocok untuk JK? " Saya kira bisa Wiranto, bisa Prabowo," ujarnya.
(van/sho)
"Pengurus Golkar harus bersatu untuk memastikan elektabilitas bagi JK. Tidak boleh ada faksi membagi dukungan," tutur pengamat politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Bachtiar Effendi.
Hal ini disampaikan Bachtiar dalam dialog interaktif di Gedung DPD, Kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (24/4/2009).
Menurut Bachtiar, Golkar harus segera menyusun koalisi untuk memuluskan langkah JK maju pilpres. Kerja sama elit Golkar dibutuhkan untuk yang satu ini.
"Golkar harus bekerja keras bersama-sama, berkoalisi untuk memperoleh dukungan syarat capres yang 20 persen itu entah dari mana, dari PAN, PPP, atau Hanura," tutur Bachtiar.
"Semua petinggi, Sultan, Akbar, dan lainnya, harus mengamankan posisi 20 persen itu," imbuhnya.
Cawapres untuk JK, menurut Bachtiar, harus segera ditentukan Caranya adalah dengan membina hubungan dengan partai koalisinya.
"Dikomunikasikan dengan partai koalisi, berkompromi supaya ada cawapres," tutur Bachtiar yang mengenakan kemeja batik cokelat ini.
Siapakah Cawapres yang cocok untuk JK? " Saya kira bisa Wiranto, bisa Prabowo," ujarnya.
(van/sho)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Senin, 21/05/2012 17:17 WIB
Ini Batu Beraksara di Situs Gunung Padang
-
Senin, 21/05/2012 17:23 WIB
Kini Ada Kampung Sukhoi di Cijeruk
-
Senin, 21/05/2012 17:03 WIB
Istana: Dahlan Iskan Mundur Hanya Rumor
-
Senin, 21/05/2012 16:58 WIB
Kasasi Ditolak, 2 Eks Pemain Liga Indonesia Dihukum 18 Tahun Bui
-
661 Komentar
-
443 Komentar
-
357 Komentar
-
347 Komentar
Lapsus
Index »
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,100.000
- Rp 470.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
