Rabu, 22/04/2009 23:55 WIB

Kelompok Ormas Bentrok di Pamulang, Tembakan Peringatan Dilepaskan

Rachmadin Ismail - detikNews
Pamulang - Suara tembakan meletus di kawasan Pamulang, Tangerang, Banten. Hal itu dilakukan untuk melerai tawuran antar ormas Barisan Muda Betawi (BMB) dan Kembang Latar di daerah tersebut.

"Gesekan saja, pemuda BMB sama Kembang Latar," kata petugas Polsek Pamulang Bripka Marmo kepada detikcom, Rabu (24/4/2009).

Menurut Marmo, tawuran ini berawal dari masalah pribadi. Namun tiba-tiba berlanjut menjadi keributan antar ormas. "Baru pertama ini ribut begini," imbuhnya.

Gesekan ini terjadi pada pukul 22.00 WIB. Namun siang tadi sempat terjadi beberapa kali keributan juga di kawasan pertokoan Pamulang. "Semakin malam semakin berkembang," tambahnya.

Hingga pukul 23.30 WIB, satu pleton personel Polres Jakarta Selatan masih berjaga di sekitar lokasi. Beberapa pemuda juga masih bergerombol untuk mengantisipasi serangan lebih lanjut. Belum ada laporan korban dalam kejadian ini.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(mad/lrn)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%