Cerai dari PD Upaya JK Solidkan Golkar
Rabu, 22/04/2009 16:24 WIB
Jakarta
Partai Golkar dan Partai Demokrat telah putus hubungan. Langkah ini dinilai sebagai upaya Ketua Umum Jusuf Kalla menyolidkan internal partai berlambang beringin.
"Ada pertarungan antara DPD provinsi dengan kekuatan lain yang menginginkan untuk tetap ke Demokrat. Ini juga terkait internal Golkar saat ini. Kalau tidak ada keputusan maka akan terjadi tarik menarik dukungan. Ini usaha JK untuk menyolidkan internal Golkar," kata pengamat politik dari Universitas Paramadina, Bima Arya.
Hal ini disampaikan dia usai diskusi di Rumah Makan Ny Suharti, Jalan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (22/4/2009).
Menurut dia, keputusan ada di tangan JK. "Hari ini hingga besok tergantung JK, bisa mensolidkan DPD provinsi atau tidak. Jika gagal skenarionya akan lain karena akan ada skenario lain dari kubu lain," ujarnya.
Alasan lain Golkar-PD pecah kongsi, kata Bima, kubu JK menangkap isyarat kuat bahwa kemungkinannya tipis PD untuk menggandeng JK.
Bima menilai ada 2 opsi yang dapat dilakukan Golkar. Pertama, menggagas koalisi dengan PDIP. Atau alternatif lain, membentuk baru.
"Tetapi kemungkinan yang kedua berat. Hanura, Gerindra sudah merapat ke PDIP. PKS, PAN, PKB, sudah ke Demokrat. Yang realistis JK ke PDIP tetapi ini sulit, siapa yang akan menjadi capresnya nanti," kata Bima.
(aan/nrl)
"Ada pertarungan antara DPD provinsi dengan kekuatan lain yang menginginkan untuk tetap ke Demokrat. Ini juga terkait internal Golkar saat ini. Kalau tidak ada keputusan maka akan terjadi tarik menarik dukungan. Ini usaha JK untuk menyolidkan internal Golkar," kata pengamat politik dari Universitas Paramadina, Bima Arya.
Hal ini disampaikan dia usai diskusi di Rumah Makan Ny Suharti, Jalan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (22/4/2009).
Menurut dia, keputusan ada di tangan JK. "Hari ini hingga besok tergantung JK, bisa mensolidkan DPD provinsi atau tidak. Jika gagal skenarionya akan lain karena akan ada skenario lain dari kubu lain," ujarnya.
Alasan lain Golkar-PD pecah kongsi, kata Bima, kubu JK menangkap isyarat kuat bahwa kemungkinannya tipis PD untuk menggandeng JK.
Bima menilai ada 2 opsi yang dapat dilakukan Golkar. Pertama, menggagas koalisi dengan PDIP. Atau alternatif lain, membentuk baru.
"Tetapi kemungkinan yang kedua berat. Hanura, Gerindra sudah merapat ke PDIP. PKS, PAN, PKB, sudah ke Demokrat. Yang realistis JK ke PDIP tetapi ini sulit, siapa yang akan menjadi capresnya nanti," kata Bima.
(aan/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
283 Komentar
-
235 Komentar
-
216 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
