Rabu, 22/04/2009 12:55 WIB

Biografi Jenderal Edi Sudrajat Diluncurkan

Ramadhian Fadillah - detikNews
Jakarta - Satu lagi buku tentang purnawirawan TNI diluncurkan. Almarhum Jenderal TNI (Purn) Edi Sudrajat menceritakan perjalanan hidupnya dalam buku berjudul 'Back to Basic'.

Buku setebal 148 halaman ini menceritakan masa kecil Edi dan perjalanannya meniti karir di bidang militer. Buku yang terbagi dalam 5 bab ini ditulis oleh Irianto dan diterbitkan Sinar Harapan.

"Beliau paham pengelolaan politik tidak bisa seperti dulu, TNI harus pelan-pelan menyerahkan kekuasaan politik kepada kekuasaan sipil," ujar Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono dalam acara soft launching buku itu yang digelar di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (22/4/2009).

Edi lulus Akademi Militer Nasional pada tahun 1960 sebagai lulusan terbaik. Karir militernya terus menanjak hingga menduduki berbagai posisi penting seperti KSAD, Panglima TNI dan Menhankam. Setelah pensiun dai militer, Edi mencoba bertarung lewat Partai PKPI yang didirikannya.

"Ia tidak ada bakat jadi politikus karena terlalu jujur dan polos. Beliau terbiasa dengan sesuatu yang jelas padahal dalam politik hal-hal tidak selalu jelas," kata Juwono.

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Joko Santoso menyatakan pemikiran Edi Sudrajat menjadi cikal bakal reformasi TNI. "Pemikiran Edi Sudrajat itu penting karena itu adalah cikal bakal reformasi TNI yang kini saya lanjutkan," katanya.

Dalam acara itu juga hadir berbagai tokoh lain, di antaranya adalah Sutiyoso, Agung Gumelar dan Hayono Isman.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nal/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
65%
Kontra
35%