Kamis, 16/04/2009 16:23 WIB

Ratusan Orang Muntah-muntah dan Pingsan Usai Kondangan

Anwar Hidayat - detikNews
Bogor - Pesta pernikahan Hasan dan Siti Nurhasanah, dalam sekejap berubah menjadi kepanikan. Bagaimana tidak? Hampir seratusan orang tamu undangan mengalami gejala keracunan setelah menyantap makanan yang dihidangkan dalam acara itu.

Informasi yang dhimpun detikcom, awalnya pesta pernikahan yang digelar di Desa Kopo, Kecamatan Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Kamis (16/4/2009), ini berlangsung meriah. Usai ijab kabul dilaksanakan, acara makan-makan pun dimulai. Para tamu yang hadir disuguhkan hidangan layaknya pesta pernikahan di kampung tersebut.

Kekacauan mulai menyeruak saat sejumlah orang mengeluh sakit perut usai menyantap makanan yang dihidangkan tuan rumah. Beberapa di antaranya malah muntah-muntah, bahkan ada yang pingsan.

"Sesampainya di rumah perut saya sakit dan mual, kepala saya juga pusing. Gejala itu saya alami 1 jam usai makan di acara kondangan tadi," kata Aris, salah seorang korban di RS Paru Cisarua.

Pantauan detikcom, ada puluhan orang yang dilarikan ke RS Paru Cisarua. Suasana di RS itu pun terlihat hiruk pikuk. Mereka mulai berdatangan sekitar pukul 14.30 WIB. Disebutkan masih banyak lagi korban yang belum dibawa ke RS.

"Kalau di sini (RS Paru Cisarua) tidak bisa menampung, mungkin akan dibawa ke RSUD Ciawi," ujar salah seorang dokter.

Hingga pukul 15.30 WIB, beberapa korban masih berdatangan ke RSUD Cisarua. Belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian mengenai kejadian ini.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(djo/ndr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%