detikcom

Koalisi SBY-JK

Fahmi Idris: Anis Matta Tidak Mengerti Perkembangan Politik

Luhur Hertanto - detikNews
Selasa, 14/04/2009 18:44 WIB
Jakarta Ancaman Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang tidak akan mendukung kelanjutan duet Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Jusuf Kalla (JK) ditanggapi dingin anggota Dewan Pembina Golkar Fahmi Idris. Menurutnya Sekjen PKS Anis Matta tidak mengerti perkembangan politik.

"Anis Matta memang tokoh besar, tapi dia agak apolitis dan emosi saja. Dia tidak mengerti peta perkembangan politik terbaik yang harus dibangun di Indonesia," kata Fahmi Idris di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (14/4/2009).

Fahmi menyatakan jika Golkar keluar dari koalisinya dengan Partai Demokrat (PD) maka partai tersebut hanya berkoalisi dengan partai-partai Islam.

"Ya katakanlah itu kita ikuti, maka koalisi PD hanya dengan parpol-parpol Islam, betapa bahayanya itu," katanya.

Fahmi membantah jika posisi tawar Golkar saat ini lemah. "Jangan lihat persentase, kalau Pak SBY hanya dengan parpol Islam, apa mampu itu," katanya.

Menurut Fahmi, dari segi politik peluang koalisi Golkar dan Demokrat saat ini sangat terbuka. "Dari segi politik yang paling besar kemungkinannya dengan Partai Demokat, tapi bukan bararti yang lainnya tidak ada kemungkinan," imbuhnya.

Fahmi menjelaskan salah satu keputusan dalam rapat pimpinan pada Oktober 2008 adalah Golkar akan mengajukan calon Presiden jika memenangkan pemilu. "Rapim itu bekal bagi siapa saja, kalau Golkar menang akan calonkan presiden dari kadernya sendiri," katanya.

(nal/nwk)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    BeritaTerbaru Indeks Berita »
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel