Senin, 13/04/2009 20:15 WIB
4 Tersangka Kasus Korupsi KPDT Ditahan
"Dari 6 tersangka yang hadir, 4 tersangka dan setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, tim menyarankan untuk 4 orang ini ditahan," ujar Direktur Penyidikan Pidana Khusus Arminsyah, di Gedung Bundar Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta, Senin (13/4/2009).
4 Tersangka yang ditahan yakni Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Partono, Project Officer PT Tritunggal Pratyaksa Ook Herumani, Direktur PT Lentera Cipta Nusa Widharko Wiwied, Project Manager PT Lentera Cipta Nusa Mangatas Siagian. Keempatnya kini ditahan di rutan Salemba cabang Kejagung.
"Ditahan selama 20 hari terhitung hari ini dan masa penahanan bisa diperpanjang," jelas Arminsyah.
Penahanan dilakukan setelah keempatnya dicecar sekitar 14-46 pertanyaan oleh tim penyidik Kejagung. Pemanggilan ini merupakan pemanggilan mereka ketiga kalinya sebagai tersangka.
Sedangkan 2 tersangka lainnya diketahui tidak memenuhi panggilan dengan alasan sakit. Keduanya adalah Dirut PT Endogeotec Visicon Hary Iskadejanto dan Project Officer Achmad Firdaus Ariyanto. Keduanya juga akan dipanggil dalam waktu dekat untuk dimintai keterangan.
"Kita akan tanyakan bukti-bukti sakitnya nanti karena belum ada surat dokter hanya dari pengacaranya saja," jelasnya.
Keenam tersangka ini diketahui melanggar pasala 2 ayat 1 dan pasal 3 Undang-undang 31 Tahun 1999 jo Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 KUHP.
Namun hingga kini kejaksaan mengaku belum melakukan pencekalan terhadap para tersangka.
Kasus ini berawal pada tahun 2007 saat Kementrian Negara PDT melaksanakan proyek penyiapan data dan informasi spacial. Pekerjaan tersebut terbagi dalam 3 paket pekerjaan yaitu di wilayah Maluku dan Papua, wilayah Sulawesi dan Nusa Tenggara serta wilayah Sumatera-Jawa, Bali dan Kalimantan.
Proyek tersebut kemudian menganggarkan dana sebesar Rp 6 miliar untuk pembayaran tenaga ahli, surveyor, pembelian peta, pembelian software Arc GIS dan survey lapangan yang semuanya fiktif.
Kasus serupa juga pernah terjadi pada anggaran KPDT tahun 2006. Kasus tersebut kemudian menyeret nama Guru besar ITB yang juga Deputi Pengembangan sumber Daya di KPDT I Made Astawa Rai. Astawa kemudian juga ditahan atas kasus tersebut.
(nov/lrn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Makan di Pendopo Sipanji Banyumas, Megawati Cerita Kondisi Indonesia
541 share this. -
Wakil Ketua Komisi IX: Freeport Lakukan Pengabaian Keselamatan Pekerja
456 share this. -
Golkar: Pak Harto Banyak Meninggalkan Pengagum di Indonesia
427 share this. -
Rekam 423 Video Cabul, Pria Singapura Diadili
267 share this. -
Gunakan Cermin Dua Sisi di Toilet Wanita, Klub Malam Ini Digugat
218 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Rabu, 22/05/2013 09:31 WIB
Geng Motor yang Menyerahkan Diri, Menjabat Panglima XTC Binaan Klewang
-
Rabu, 22/05/2013 09:23 WIB
Heroik! 3 Siswa SMP di Bogor Selamatkan Gadis 14 Tahun dari Pemerkosaan
-
Rabu, 22/05/2013 09:23 WIB
15 Tahun Reformasi
Istana: Yang Kita Perlukan Kerja Keras, Bukan Suara Keras!
-
Rabu, 22/05/2013 09:08 WIB
Direksi PT Primaz Diduga Larikan 1,9 Ton Emas Nasabah
-
Rabu, 22/05/2013 08:59 WIB
Pilkada Bali Coblos Ulang di 1 TPS
-
Rabu, 22/05/2013 08:36 WIB
Rumah Besar yang Disewa 'Bos' untuk Darin Mumtazah Kini Hanya Diisi Kucing
-
Rabu, 22/05/2013 07:48 WIB
XTC Meradang karena Klewang
-
Rabu, 22/05/2013 09:23 WIB
Heroik! 3 Siswa SMP di Bogor Selamatkan Gadis 14 Tahun dari Pemerkosaan
-
Rabu, 22/05/2013 08:22 WIB
PKS Minta Ahmad Zaki Penuhi Panggilan KPK
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
-
Rabu, 22/05/2013 07:32 WIB
'Serangan' PKS ke KPK Tidak Menguntungkan Secara Elektoral
-
Rabu, 22/05/2013 08:17 WIB
Kader PKS Sebaiknya Mundur Jika Terbukti Terima Uang Fathanah
-
Rabu, 22/05/2013 06:40 WIB
PKS, Lupakanlah 5 Besar di Pemilu 2014
-
360 Komentar
-
238 Komentar
-
229 Komentar
-
215 Komentar
-
211 Komentar
-
208 Komentar
-
175 Komentar
-
162 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,845.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Selasa, 21/05/2013 22:18 WIB
Ibunda Darin Bantah Anaknya Menikah Siri dengan LHI
-
Selasa, 21/05/2013 20:23 WIB
DKPP Berikan Sanksi Peringatan kepada KPU
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_5.gif)






Kenikmatan nasi goreng khas Indonesia juga tak bisa disangkal Mikhail Kouritsyn. Setiap mampir ke Indonesia, orang Rusia ini takkan lupa menyantapnya.
Dalam Forum Newsmaker Thomson Reuters di Singapura, beberapa waktu lalu, SBY lebih memilih pembangunan yang tak melulu tergantung pada sistem kapitalisme (pasar bebas) atau sosialisme (anti pasar). Jalan ketiga yang menjadi antithesis dari keduanya dianggap SBY lebih pas untuk konteks Indonesia.
