detikcom

Jeirry Sumampow: Bisa Saja Hasil Real Count Diotak-atik

Anwar Khumaini - detikNews
Senin, 13/04/2009 10:08 WIB
Jakarta Hasil real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) ternyata tidak jauh beda dengan quick count lembaga-lembaga survei. Padahal sistem yang mereka lakukan sangat berbeda. Patut diduga, hasil real count ini 'diotak-atik' untuk sengaja disamakan dengan quick count.

"Saya nggak tahu dan tidak banyak ngerti apakah ini (tabulasi) bisa diotak atik. Tapi itu bisa saja diotak atik untuk bisa disamakan dengan quick count," ujar Direktur Komite Pemilih Indonesia (Tepi Pemilih) Jeirry Sumampow kepada detikcom, Senin (13/4/2009).

Jeirry tidak menjelaskan apa motif penyamaan data tersebut. Namun dia menggarisbawahi, patut diduga terjadi pengotak-atikan data.

"Artinya kemungkinan untuk KPU harus sejalan terus. Perkembangan dari hari ke hari kok sama. Ini mungkin diatur-atur untuk hasilnya sama dengan di quick count," tebak Jeirry.

Jeirry juga menduga ada intervensi pemerintah terhadap KPU. Dia mempertanyakan kenapa Ketua KPU dan beberapa anggota KPU lainnya menyambangi TPS tempat SBY menyontreng.

"Kenapa 4 orang KPU datang di TPS-nya SBY pada hari H. Ini memperlihatkan mereka tidak independen, diatur oleh pemerintah. Dan tidak menutup kemungkinan hasil tabulasi nasional ada hubungannya dengan intervensi pemerintah," pungkasnya.
(anw/iy)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    BeritaTerbaru Indeks Berita »
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini