Pemutakhiran Data Pilpres Sampai 10 Mei 2009
Sabtu, 11/04/2009 23:10 WIB
Jakarta
Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan melakukan pemutakhiran data pemilih untuk pemilihan presiden sampai pada 10 Mei 2009.
"Rapat pleno memutuskan akan melakukan pemutakhiran data pemilih untuk pilpres sampai taanggal 10 Mei 2009," ujar ketua KPU Abdul Hafiz Anshari di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Benteng Selatan, Sabtu (11/4/2009).
Oleh karenanya, KPU meminta bantuan kepada seluruh parpol dan masyarakat untuk membantu pemutakhiran data tersebut.
"Sudah mengirim surat ke daerah, prinsipnya jika mereka bisa memilih mohon untuk di daftar, dan juga jika tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk tidak didaftar," jelasnya.
Selain itu, Hafiz juga meminta kepada KPU daerah untuk meminta daftar pemilih untuk diumumkan di kelurahan dan kantor kepala desa.
"RT dan RW diharapkan membantu memberitahukan kepada warga bahwa ada pengumuman DPS untuk diumumkan sehingga mendapat masukan dari masyarakat," terangnya.
Lebih lanjut, Hafiz mengingatkan kepada seluruh warga masyarakat untuk segera mendaftarkan warga yang belum terdaftar dan memenuhi persyaratan untuk bisa memilih
"Jika sudah diumumkan maka tidak bisa didaftar lagi," katanya.
Hafiz juga mengingatkan kepada seluruh petugas dilapangan untuk mencatat warga negara yang sudah meninggal untuk dihilangkan dari DPT.
"Selain itu yang pindah tempat secara permanen, atau sudah menjadi TNI/Polri maka akan langsung dihilangkan, tidak dicoret tapi dihilangkan," pungkasnya.
(fiq/rdf)
"Rapat pleno memutuskan akan melakukan pemutakhiran data pemilih untuk pilpres sampai taanggal 10 Mei 2009," ujar ketua KPU Abdul Hafiz Anshari di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Benteng Selatan, Sabtu (11/4/2009).
Oleh karenanya, KPU meminta bantuan kepada seluruh parpol dan masyarakat untuk membantu pemutakhiran data tersebut.
"Sudah mengirim surat ke daerah, prinsipnya jika mereka bisa memilih mohon untuk di daftar, dan juga jika tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk tidak didaftar," jelasnya.
Selain itu, Hafiz juga meminta kepada KPU daerah untuk meminta daftar pemilih untuk diumumkan di kelurahan dan kantor kepala desa.
"RT dan RW diharapkan membantu memberitahukan kepada warga bahwa ada pengumuman DPS untuk diumumkan sehingga mendapat masukan dari masyarakat," terangnya.
Lebih lanjut, Hafiz mengingatkan kepada seluruh warga masyarakat untuk segera mendaftarkan warga yang belum terdaftar dan memenuhi persyaratan untuk bisa memilih
"Jika sudah diumumkan maka tidak bisa didaftar lagi," katanya.
Hafiz juga mengingatkan kepada seluruh petugas dilapangan untuk mencatat warga negara yang sudah meninggal untuk dihilangkan dari DPT.
"Selain itu yang pindah tempat secara permanen, atau sudah menjadi TNI/Polri maka akan langsung dihilangkan, tidak dicoret tapi dihilangkan," pungkasnya.
(fiq/rdf)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Senin, 21/05/2012 17:17 WIB
Ini Batu Beraksara di Situs Gunung Padang
-
Senin, 21/05/2012 17:03 WIB
Istana: Dahlan Iskan Mundur Hanya Rumor
-
Senin, 21/05/2012 17:23 WIB
Kini Ada Kampung Sukhoi di Cijeruk
-
Senin, 21/05/2012 16:58 WIB
Kasasi Ditolak, 2 Eks Pemain Liga Indonesia Dihukum 18 Tahun Bui
-
661 Komentar
-
443 Komentar
-
357 Komentar
-
347 Komentar
Lapsus
Index »
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 5,978.000
- Rp 464.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
