Real Count Kacau, Scanner dan ICR di KPUD Banyak yang Bermasalah
Sabtu, 11/04/2009 15:35 WIB
Alur tabulasi elektronik pemilu (Tim Teknis TI KPU)
Jakarta
Tabulasi elektronik Pemilu 2009 terhitung sangat lamban. Hingga hari ketiga menjelang sore, jumlah suara yang masuk dalam tabulasi baru 632.882 suara. Ditengarai hal ini karena banyak scanner dan Intelligent Character Recognition (ICR) di daerah yang mengalami masalah.
"Banyak perangkat scanner dan ICR di KPUD kabupaten/kota gagal terpakai secara benar," ujar praktisi IT dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Ir Dedy Syafwan MT kepada detikcom, Sabtu (11/4/2009).
Deddy mengaku telah menerjunkan tim untuk memantau penerapan teknologi ICR ini di ratusan KPUD kabupaten/kota. Dari laporan sementara hasil pantauan itu, pihaknya menemukan banyak sekali scanner dan ICR yang gagal beroperasi secara benar. Hal ini misalnya terjadi di Solo, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Pandeglang, dan banyak kabupaten di NTT.
Jenis error dari teknologi ini bermacam-macama. Misalnya pemindaian huruf dan angka dari image hasil scanning formulir C1 IT yang tidak akurat sehingga memerlukan validasi yang lama. Selain itu banyak pula formulir yang terlipat-lipat sehingga menyulitkan scanning.
Menurut Deddy, hal ini dipengaruhi oleh kualitas SDM di daerah yang kurang memadai. Anggota KPPS ketika menuliskan angka dan huruf di form C1 IT tidak memenuhi aturan standar sehingga menyulitkan mesin pemindai dan menimbulkan error.
"Misalnya ada kotak kosong yang seharusnya tidak diisi tapi malah diisi garis. Ini kan dibaca lain oleh ICR," kata Deddy.
Deddy mengatakan, kekacauan ini disebabkan kurangnya sosialisasi dan pelatihan SDM. Waktu yang mepet membuat proses pelatihan tidak memadai sehingga banyak petugas tidak paham bagaimana cara penerapan teknologi itu secara benar.
Kasus di Jambi bahkan lebih konyol lagi. Menurut Dedy, banyak KPUD kabupaten/kota yang belum melakukan instalasi scanner dan ICR hingga saat ini.
Ditambah faktor geografis yang menyebabkan perjalanan formulir C1 IT dari PPS ke KPUD kabupaten/kota panjang dan sulit, tak heran jika hasil yang dicapai dari teknologi ini pun sangat minim. Hingga hari ketiga menjelang sore, suara yang masuk dalam tabulasi belum mencapai 1 persen dari suara nasional yang diperkirakan berjumlah 150 juta.
"Padahal dulu 2004 sehari saja sudah di angka 2 juta. Kalau begini terus saya perkirakan hingga hari ke-12 tidak akan mencapai angka 5 persen," tegas Deddy.
Deddy juga mengkritik penggunaan server yang telah dipakai sejak 2004. Menurut dia, lebih baik KPU membeli server baru namun dengan jaminan kualitas yang bisa diandalkan.
"Padahal sudah disampaikan bahwa server untuk jumlah surat suara cukup pakai yang middle server dengan harga Rp 20 jutaan saja. Dan untuk server electronic document hasil scanning sewa saja ke Telkom, jauh lebih murah daripada upgrade yang lama. Benar-benar bikin masalah," ujarnya kesal. (sho/nrl)
"Banyak perangkat scanner dan ICR di KPUD kabupaten/kota gagal terpakai secara benar," ujar praktisi IT dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Ir Dedy Syafwan MT kepada detikcom, Sabtu (11/4/2009).
Deddy mengaku telah menerjunkan tim untuk memantau penerapan teknologi ICR ini di ratusan KPUD kabupaten/kota. Dari laporan sementara hasil pantauan itu, pihaknya menemukan banyak sekali scanner dan ICR yang gagal beroperasi secara benar. Hal ini misalnya terjadi di Solo, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Pandeglang, dan banyak kabupaten di NTT.
Jenis error dari teknologi ini bermacam-macama. Misalnya pemindaian huruf dan angka dari image hasil scanning formulir C1 IT yang tidak akurat sehingga memerlukan validasi yang lama. Selain itu banyak pula formulir yang terlipat-lipat sehingga menyulitkan scanning.
Menurut Deddy, hal ini dipengaruhi oleh kualitas SDM di daerah yang kurang memadai. Anggota KPPS ketika menuliskan angka dan huruf di form C1 IT tidak memenuhi aturan standar sehingga menyulitkan mesin pemindai dan menimbulkan error.
"Misalnya ada kotak kosong yang seharusnya tidak diisi tapi malah diisi garis. Ini kan dibaca lain oleh ICR," kata Deddy.
Deddy mengatakan, kekacauan ini disebabkan kurangnya sosialisasi dan pelatihan SDM. Waktu yang mepet membuat proses pelatihan tidak memadai sehingga banyak petugas tidak paham bagaimana cara penerapan teknologi itu secara benar.
Kasus di Jambi bahkan lebih konyol lagi. Menurut Dedy, banyak KPUD kabupaten/kota yang belum melakukan instalasi scanner dan ICR hingga saat ini.
Ditambah faktor geografis yang menyebabkan perjalanan formulir C1 IT dari PPS ke KPUD kabupaten/kota panjang dan sulit, tak heran jika hasil yang dicapai dari teknologi ini pun sangat minim. Hingga hari ketiga menjelang sore, suara yang masuk dalam tabulasi belum mencapai 1 persen dari suara nasional yang diperkirakan berjumlah 150 juta.
"Padahal dulu 2004 sehari saja sudah di angka 2 juta. Kalau begini terus saya perkirakan hingga hari ke-12 tidak akan mencapai angka 5 persen," tegas Deddy.
Deddy juga mengkritik penggunaan server yang telah dipakai sejak 2004. Menurut dia, lebih baik KPU membeli server baru namun dengan jaminan kualitas yang bisa diandalkan.
"Padahal sudah disampaikan bahwa server untuk jumlah surat suara cukup pakai yang middle server dengan harga Rp 20 jutaan saja. Dan untuk server electronic document hasil scanning sewa saja ke Telkom, jauh lebih murah daripada upgrade yang lama. Benar-benar bikin masalah," ujarnya kesal. (sho/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Rabu, 23/05/2012 17:56 WIB
Amien Rais: Mengapa Konser Lady Gaga Harus Dilarang?
-
Rabu, 23/05/2012 18:05 WIB
Kisah Sigit 11 Tahun Menggugat Kecelakaan Singapore Airlines
-
Rabu, 23/05/2012 18:21 WIB
Tim Sukses Pasangan Calon Beri Komentar Terkait Survei Indo Barometer
-
Rabu, 23/05/2012 16:21 WIB
Wow! Arab Saudi Beli Jet Inggris Rp 27 Triliun
-
685 Komentar
-
454 Komentar
-
234 Komentar
-
228 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 469.000
- Rp 6,049.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
