SBY Menang Popularitas, Partai JK Tawarkan Stabilitas
Sabtu, 11/04/2009 14:37 WIB
(Foto: dok detikcom)
Jakarta
Perlu dibuat kontrak politik baru jika JK ingin berkoalisi kembali dengan SBY, yang unggul dalam popularitas. Namun, Partai Golongan Karya (Golkar) dengan perolehan suara 14-15 persen menjanjikan stabilitas.
Pendapat tersebut dilontarkan pengamat politik Universitas Airlangga (Unair) Daniel Sparingga ketika dihubungi detikcom, Sabtu (11/4/2009).
Menurut Daniel, SBY dalam mencari pendamping, faktor usia dan pengalaman bukanlah yang utama. Yang terpenting, SBY juga akan melihat faktor partai yang berpotensi untuk memenangkan pemilihan presiden Juli 2009 mendatang.
"Tidak hanya alasan popularitas, tapi juga alasan stabilitas politik. Partai Pak Kalla menawarkan stabilitas bukan popularitas. Kalau popularitas SBY dan Demokrat sudah mendapatkan," ujar Daniel.
Stabilitas itu, imbuh Daniel, dilihat dari faktor perolehan suara Golkar, yang berkisar 14-15 persen dalam Pileg 9 April dinilai cukup signifikan. Selain itu infrastruktur Partai Golkar yang bagus berpotensi bisa memenangkan Pilpres.
"14 persen suara sangat penting bagi kabinet untuk menawarkan dukungan. SBY membutuhkan tambahan suara dari partai di luar PKS, PAN, dan PKB. Berharap dari partai kecil bagus, tapi lebih bagus mendapat partai dengan jumlah yang cukup memadai," imbuh Daniel.
Jika SBY jadi berkoalisi dengan JK, maka kontrak politik harus dinegosiasi ulang. Karena berbagai macam hal sudah tidak sama dengan kondisi Pemilu 2004, antara lain karena posisi SBY yang sekarang lebih baik.
"Tapi itu (koalisi dengan JK dan Golkar) tidak berarti satu-satunya jalan. Masih banyak pilihan," jelas Daniel.
(nwk/nrl)
Pendapat tersebut dilontarkan pengamat politik Universitas Airlangga (Unair) Daniel Sparingga ketika dihubungi detikcom, Sabtu (11/4/2009).
Menurut Daniel, SBY dalam mencari pendamping, faktor usia dan pengalaman bukanlah yang utama. Yang terpenting, SBY juga akan melihat faktor partai yang berpotensi untuk memenangkan pemilihan presiden Juli 2009 mendatang.
"Tidak hanya alasan popularitas, tapi juga alasan stabilitas politik. Partai Pak Kalla menawarkan stabilitas bukan popularitas. Kalau popularitas SBY dan Demokrat sudah mendapatkan," ujar Daniel.
Stabilitas itu, imbuh Daniel, dilihat dari faktor perolehan suara Golkar, yang berkisar 14-15 persen dalam Pileg 9 April dinilai cukup signifikan. Selain itu infrastruktur Partai Golkar yang bagus berpotensi bisa memenangkan Pilpres.
"14 persen suara sangat penting bagi kabinet untuk menawarkan dukungan. SBY membutuhkan tambahan suara dari partai di luar PKS, PAN, dan PKB. Berharap dari partai kecil bagus, tapi lebih bagus mendapat partai dengan jumlah yang cukup memadai," imbuh Daniel.
Jika SBY jadi berkoalisi dengan JK, maka kontrak politik harus dinegosiasi ulang. Karena berbagai macam hal sudah tidak sama dengan kondisi Pemilu 2004, antara lain karena posisi SBY yang sekarang lebih baik.
"Tapi itu (koalisi dengan JK dan Golkar) tidak berarti satu-satunya jalan. Masih banyak pilihan," jelas Daniel.
(nwk/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Rabu, 23/05/2012 17:56 WIB
Amien Rais: Mengapa Konser Lady Gaga Harus Dilarang?
-
Rabu, 23/05/2012 18:05 WIB
Kisah Sigit 11 Tahun Menggugat Kecelakaan Singapore Airlines
-
Rabu, 23/05/2012 18:21 WIB
Tim Sukses Pasangan Calon Beri Komentar Terkait Survei Indo Barometer
-
Rabu, 23/05/2012 16:21 WIB
Wow! Arab Saudi Beli Jet Inggris Rp 27 Triliun
-
685 Komentar
-
454 Komentar
-
234 Komentar
-
228 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 469.000
- Rp 6,049.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
