Kamis, 09/04/2009 15:25 WIB
Surat Suara Banyak yang Tertukar di Medan
dok detikcom
Salah satunya terjadi di TPS XX, Jl. Sei Sikambing Belakang, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah. Proses pemungutan suara langsung dihentikan setelah diketahui tertukarnya surat suara untuk DPRD Kota Medan.
"Sekitar pukul 12 siang, langsung kita hentikan pemungutan suara karena baru diketahui surat suaranya tertukar surat suara untuk DPRD Medan, namun untuk DPRD Provinsi Sumut, DPR RI dan DPD tidak ada masalah," kata Ketua Kelompok Panitia Pemungutan Suara TPS XX, Salam Adnan, kepada wartawan.
TPS XX termasuk dalam Daerah Pemilihan (Dapil) Medan III yang meliputi Kecamatan Medan Barat, Medan Helvetia dan Medan Petisah. Sementara surat suara yang masuk berasal dari Dapil Medan I yang meliputi Medan Amplas, Medan Kota, Medan Denai dan Medan Area.
Menurut Adnan, saat dihentikannya proses pemungutan suara, pemilih yang sudah memberikan suara sebanyak 245 orang. Sementara Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS itu sebanyak 483 pemilih.
Setelah diketahui tertukarnya surat suara, areal TPS yang berada di sebuah lapangan basket juga ditutup sementara. Sejumlah polisi kemudian berjaga-jaga untuk mengantisipasi keadaan. Lanjutan proses pemilihan masih menunggu keputusan KPUD Kota Medan.
"Tergantung KPUD Medan, apakah boleh dilanjutkan atau diulang," ujar Adnan.
Kasus tertukarnya surat suara juga terjadi di beberapa TPS lainnya, seperti 5, 6, 9, 10, Kelurahan Sei Putih, Kecamatan Medan Petisah. Hingga kini KPUD Medan masih mendata berapa banyak kasus tertukarnya surat suara di di Medan.
(rul/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Makan di Pendopo Sipanji Banyumas, Megawati Cerita Kondisi Indonesia
541 share this. -
Wakil Ketua Komisi IX: Freeport Lakukan Pengabaian Keselamatan Pekerja
456 share this. -
Golkar: Pak Harto Banyak Meninggalkan Pengagum di Indonesia
427 share this. -
Rekam 423 Video Cabul, Pria Singapura Diadili
267 share this. -
Gunakan Cermin Dua Sisi di Toilet Wanita, Klub Malam Ini Digugat
218 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Rabu, 22/05/2013 09:23 WIB
Heroik! 3 Siswa SMP di Bogor Selamatkan Gadis 14 Tahun dari Pemerkosaan
-
Rabu, 22/05/2013 09:29 WIB
4 Cerita 'Hubungan Rahasia' Darin Mumtazah dan Luthfi
-
Rabu, 22/05/2013 08:36 WIB
Rumah Besar yang Disewa 'Bos' untuk Darin Mumtazah Kini Hanya Diisi Kucing
-
Rabu, 22/05/2013 10:00 WIB
Pelaku Upaya Pemerkosaan yang Diringkus Siswa SMP Kerap Tonton Film BF
-
Rabu, 22/05/2013 10:15 WIB
Jokowi: Saya Nggak Mau, Tahu-tahu Filmnya Jadi
-
Rabu, 22/05/2013 09:37 WIB
Lubang Menganga Tewaskan 5 Orang di China
-
Rabu, 22/05/2013 09:31 WIB
Geng Motor yang Menyerahkan Diri, Menjabat Panglima XTC Binaan Klewang
-
Rabu, 22/05/2013 07:48 WIB
XTC Meradang karena Klewang
-
360 Komentar
-
238 Komentar
-
229 Komentar
-
215 Komentar
-
211 Komentar
-
208 Komentar
-
175 Komentar
-
162 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,845.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Rabu, 22/05/2013 08:27 WIB
SBY: Banyak yang Kita Capai, Meski Ada yang Belum Selesai
-
Rabu, 22/05/2013 07:11 WIB
Golkar: Pak Harto Banyak Meninggalkan Pengagum di Indonesia
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_5.gif)






Kenikmatan nasi goreng khas Indonesia juga tak bisa disangkal Mikhail Kouritsyn. Setiap mampir ke Indonesia, orang Rusia ini takkan lupa menyantapnya.
Dalam Forum Newsmaker Thomson Reuters di Singapura, beberapa waktu lalu, SBY lebih memilih pembangunan yang tak melulu tergantung pada sistem kapitalisme (pasar bebas) atau sosialisme (anti pasar). Jalan ketiga yang menjadi antithesis dari keduanya dianggap SBY lebih pas untuk konteks Indonesia.
