detikcom

Sejumlah Pejabat Terdekatnya Tewas, Arroyo Menangis

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 09/04/2009 12:59 WIB
AFP
Manila Presiden Filipina Gloria Macapagal Arroyo dilanda duka atas kematian sejumlah pejabat pembantu terdekatnya dalam kecelakaan helikopter. Arroyo bahkan tak kuasa menahan tangis saat melihat peti-peti jenazah mereka.

Delapan orang penumpang dan kru tewas dalam musibah jatuhnya helikopter pemerintah di daerah hutan pegunungan di Luzon utara.

"Tak ada yang selamat," demikian statemen singkat Istana Kepresidenan seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (9/4/2009).

Radio lokal dzRB melaporkan, "Arroyo bersedih dan menangis saat memeriksa peti jenazah ketujuh korban tewas" di Bandara Loakan di Baguio City. Jasad korban tewas kedelapan masih dicari di lokasi kecelakaan. Seluruh jenazah akan diterbangkan ke Manila hari ini untuk dimakamkan.

Heli Bell 412 berwarna putih, salah satu armada helikopter kepresidenan itu jatuh saat dalam penerbangan menuju Banawe di Provinsi Ifugao di Luzon utara menjelang kunjungan Arroyo ke tempat tersebut. Akibat kecelakaan itu, kunjungan Arroyo pun dibatalkan.

Di antara korban tewas adalah Wakil Sekretaris Pers Jose Capadocia, dua pejabat militer termasuk Brigjen Carlos Clet, seorang staf lainnya dan tiga kru heli.

Angkatan Udara Filipina menyalahkan cuaca buruk atas kecelakaan itu. Cuaca bisa berubah sangat cepat di daerah tersebut.

(ita/iy)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel