TPS Khusus Nihil, Pasien di RSCM Tidak Nyontreng
Kamis, 09/04/2009 11:00 WIB
Jakarta
Berbeda dengan Pemilu 2004, tidak ada satu pun TPS khusus yang didirikan di RSCM. Akibatnya, ratusan pasien dan karyawan RSCM tidak dapat menyalurkan hak memilihnya.
"Kami mendapat surat dari KPU Jakarta Pusat. Yang intinya bahwa KPU tidak bisa menyediakan TPS khusus di RSCM," kata Humas RSCM Poniwati Yacub di RSCM, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (9/4/2009).
Menurut dia, KPU meminta agar pasien yang dirawat di RSCM menggunakan formulir A5 (formulir pemindahan hak pilih) untuk mencontreng di TPS terdekat dari RSCM.
"Pada pemilu lalu memang ada TPS khusus di RSCM. Ada 560 pasien dewasa. 4.100 karyawan dan 1.600 dokter praktek yang kemungkinan sudah memiliki hak pilih," ujarnya.
Sejumlah pasien dan keluarganya tidak ikut mencontreng. "Saya nggak bisa nyontreng hari ini. Ngurusin anak sakit saja repot. Di sini juga tidak ada TPS. Saya tidak paham daerah sini," kata Panji Asmoro (30), ayah dari anak yang tengah dirawat di RSCM.
Hal senada juga disampaikan Marsinah (42)."Lemes, Mas. TPS-nya juga jauh. Surat undangan saya juga di rumah," kata Marsinah.
Anggota Bawaslu, Wahidah Suaib, menilai KPU sudah mengabaikan hak pilih pasien.
"Seperti kita tahu, RSCM adalah rumah sakit rujukan pasien tingkat nasional. Tentu saja banyak pasiennya. Kemudian, ini ada surat dari KPU Jakarta Pusat meminta pasien mencontreng di TPS terdekat. Ya Allah, sudah sakit masih disuruh ngurus surat pindah TPS-nya. Seharusnya kalau pasien cacat disediakan TPS keliling," papar Wahidah.
Menurut dia, KPU tidak hanya melanggar UU tetapi juga melanggar kode etik.
"Kalau masalahnya anggaran, nyatanya di negeri miskin seperti Afrika Selatan saja bisa. Tahun 2004 saja ada TPS khusus dan keliling. Ini menunjukkan bahwa pemilu 2009 tidak lebih baik dari pemilu 2004," kata Wahidah.
(aan/nrl)
"Kami mendapat surat dari KPU Jakarta Pusat. Yang intinya bahwa KPU tidak bisa menyediakan TPS khusus di RSCM," kata Humas RSCM Poniwati Yacub di RSCM, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (9/4/2009).
Menurut dia, KPU meminta agar pasien yang dirawat di RSCM menggunakan formulir A5 (formulir pemindahan hak pilih) untuk mencontreng di TPS terdekat dari RSCM.
"Pada pemilu lalu memang ada TPS khusus di RSCM. Ada 560 pasien dewasa. 4.100 karyawan dan 1.600 dokter praktek yang kemungkinan sudah memiliki hak pilih," ujarnya.
Sejumlah pasien dan keluarganya tidak ikut mencontreng. "Saya nggak bisa nyontreng hari ini. Ngurusin anak sakit saja repot. Di sini juga tidak ada TPS. Saya tidak paham daerah sini," kata Panji Asmoro (30), ayah dari anak yang tengah dirawat di RSCM.
Hal senada juga disampaikan Marsinah (42)."Lemes, Mas. TPS-nya juga jauh. Surat undangan saya juga di rumah," kata Marsinah.
Anggota Bawaslu, Wahidah Suaib, menilai KPU sudah mengabaikan hak pilih pasien.
"Seperti kita tahu, RSCM adalah rumah sakit rujukan pasien tingkat nasional. Tentu saja banyak pasiennya. Kemudian, ini ada surat dari KPU Jakarta Pusat meminta pasien mencontreng di TPS terdekat. Ya Allah, sudah sakit masih disuruh ngurus surat pindah TPS-nya. Seharusnya kalau pasien cacat disediakan TPS keliling," papar Wahidah.
Menurut dia, KPU tidak hanya melanggar UU tetapi juga melanggar kode etik.
"Kalau masalahnya anggaran, nyatanya di negeri miskin seperti Afrika Selatan saja bisa. Tahun 2004 saja ada TPS khusus dan keliling. Ini menunjukkan bahwa pemilu 2009 tidak lebih baik dari pemilu 2004," kata Wahidah.
(aan/nrl)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Rabu, 23/05/2012 17:56 WIB
Amien Rais: Mengapa Konser Lady Gaga Harus Dilarang?
-
Rabu, 23/05/2012 18:05 WIB
Kisah Sigit 11 Tahun Menggugat Kecelakaan Singapore Airlines
-
Rabu, 23/05/2012 18:21 WIB
Tim Sukses Pasangan Calon Beri Komentar Terkait Survei Indo Barometer
-
Rabu, 23/05/2012 16:21 WIB
Wow! Arab Saudi Beli Jet Inggris Rp 27 Triliun
-
685 Komentar
-
454 Komentar
-
234 Komentar
-
228 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,796.000
- Rp 6,049.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message
.gif)

_2.gif)
_3.gif)
