Kematian David di Singapura
Profesor Chan Masih Cuti
Senin, 06/04/2009 15:55 WIB
Prof Chan (Straits Times)
Singapura
Bagaimana kabar Profesor Chan Kap Luk? Harian Singapura, Straits Times memberitakan, profesor Nanyang Technological University (NTU) yang menurut media negeri Singa itu telah ditikam oleh mahasiswa NTU asal Indonesia, David Hartanto Widjaja, masih cuti.
Prof Chan hingga saat ini masih cuti dari kampusnya untuk alasan medis. Namun pria berusia 45 tahun itu masih tetap berhubungan dengan para mahasiswanya.
Demikian disampaikan NTU menjawab pertanyaan dari Straits Times. Dikatakan NTU, Chan masih dalam pemulihan dan belum melakukan tanggung jawab penuhnya sebagai dosen.
Menurut NTU, Chan dari School of Electrical and Electronic Engineering (EEE) NTU itu masih "tetap melakukan kontak dengan sejumlah mahasiswanya via email dan telepon."
Media Singapura memberitakan bahwa Chan ditikam punggungnya dengan pisau oleh David pada 2 Maret lalu. David (21) kemudian terjatuh dari gedung fakultas dan tewas.
Menurut media Singapura, akibat perbuatan David, Chan mengalami luka-luka di punggung dan tangan kanannya. Kasus ini menimbulkan banyak spekulasi. Terlebih lagi dari pihak keluarga David. Mereka tidak yakin kalau David menusuk Chan. Keluarga justru menduga David sengaja dibunuh.
Chan sempat dirawat di rumah sakit National University Hospital akibat insiden itu. Dia keluar dari RS tiga hari setelah insiden 2 Maret lalu. Saat itu Chan telah mengatakan dirinya akan mengambil cuti.
Menurut NTU, sejak itu beban kerja Chan didelegasikan ke anggota fakultas lainnya
(ita/iy)
Prof Chan hingga saat ini masih cuti dari kampusnya untuk alasan medis. Namun pria berusia 45 tahun itu masih tetap berhubungan dengan para mahasiswanya.
Demikian disampaikan NTU menjawab pertanyaan dari Straits Times. Dikatakan NTU, Chan masih dalam pemulihan dan belum melakukan tanggung jawab penuhnya sebagai dosen.
Menurut NTU, Chan dari School of Electrical and Electronic Engineering (EEE) NTU itu masih "tetap melakukan kontak dengan sejumlah mahasiswanya via email dan telepon."
Media Singapura memberitakan bahwa Chan ditikam punggungnya dengan pisau oleh David pada 2 Maret lalu. David (21) kemudian terjatuh dari gedung fakultas dan tewas.
Menurut media Singapura, akibat perbuatan David, Chan mengalami luka-luka di punggung dan tangan kanannya. Kasus ini menimbulkan banyak spekulasi. Terlebih lagi dari pihak keluarga David. Mereka tidak yakin kalau David menusuk Chan. Keluarga justru menduga David sengaja dibunuh.
Chan sempat dirawat di rumah sakit National University Hospital akibat insiden itu. Dia keluar dari RS tiga hari setelah insiden 2 Maret lalu. Saat itu Chan telah mengatakan dirinya akan mengambil cuti.
Menurut NTU, sejak itu beban kerja Chan didelegasikan ke anggota fakultas lainnya
(ita/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 19:01 WIB
Lagi, Ada Mercy Berpelat TNI Tapi Bukan Mobil Dinas
-
Sabtu, 26/05/2012 18:58 WIB
Lulus 100%, Siswa SMAN 3 Semarang Bersepeda Keliling Kota
-
Sabtu, 26/05/2012 17:59 WIB
130 Siswa SMA dan SMK di Sumsel Tak Lulus UN
-
Sabtu, 26/05/2012 17:01 WIB
Pembunuh Ayah dan Anak dengan Linggis di Depok Ditangkap Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:57 WIB
Waspada! Perampasan Motor Berkedok Razia Melibatkan Oknum Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:07 WIB
Ini Dia Hasil UN SMA di DKI Jakarta
-
Sabtu, 26/05/2012 17:53 WIB
Protes Kenaikan Harga BBM, Aksi Demo Nasional Akan Digelar di India
-
280 Komentar
-
246 Komentar
-
237 Komentar
-
222 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
