Detik.com News
Detik.com

Senin, 06/04/2009 10:40 WIB

Istri Pertama Anis Matta: Seruan Boikot Caleg Poligami Fitnah Feminis

Deden Gunawan - detikNews
Istri Pertama Anis Matta: Seruan Boikot Caleg Poligami Fitnah Feminis
Jakarta - Nama Sekjen PKS Anis Matta masuk dalam daftar caleg pelaku poligami yang diserukan diboikot oleh Solidaritas Perempuan Indonesia (SPI). Anaway Irianti Mansyur, istri pertama Anis, menilai tindakan SPI merupakan fitnah kaum feminis.

"Fitnah-fitnah kaum feminis itu hanya ujian saja," kata Anaway dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (3/4/2009).

Caleg PKS untuk dapil Kendari ini mengaku tidak akan terpengaruh atas seruan boikot SPI tersebut. Ia pun menolak memberi komentar tentang pernyataan LSM tersebut. Anaway lebih memilih bercerita tentang kegiatan kampanyenya.

Gara-gara sibuk kampanye, sejak setahun lalu Anaway jarang ada di rumahnya, Utan Kayu, Jakarta Timur. Ia harus bolak-balik Jakarta-Kendari untuk melakukan kampanye. "Dalam seminggu saya di Kendari 5 hari. Sedangkan di Jakarta hanya 2 hari," jelas Anaway.

SPI, Jumat (3/4/2009) lalu melansir 21 nama caleg pelaku dan pendukung poligami. Nama-nama yang masuk dalam daftar tersebut merupakan hasil pengamatan SPI selama Maret 2009. Untuk caleg pelaku poligami tidak disertai data lengkap seperti nama istri, berapa jumlah istri dan kapan menikahnya.

Demikian pula alasan memasukkan nama caleg dalam pendukung poligami pun hanya didasarkan pernyataan sang caleg dan sikapnya menjadi pembicara Poligami Award.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(iy/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%