Incar Komisi III, Ruhut Perjuangkan Hukuman Mati Bagi Koruptor
Sabtu, 04/04/2009 07:44 WIB
Jakarta
Ruhut Sitompul, salah satu pengacara tenar siap meninggalkan profesi yang telah 30 tahun ditekuninya. Dia pun rela mendapat gaji yang lebih kecil dibandingkan uang yang diperolehnya selama ini, untuk menjadi politisi Senayan.
"Teman saya berkata DPR itu apa? Saya bilang ini perjuangan, walau gaji jauh lebih kecil," kata Ruhut Sitompul saat ditemui dalam kampanye Partai Demokrat di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (3/4/2009).
Ruhut yang maju sebagai caleg momor urut II, untuk wilayah Dapil III Sumut yang meliputi, wilayah Binjai, Asahan, dan Batubara ini pun bercita-cita masuk ke Komisi III DPR.
"Terus terang, saat ini di Komisi III yang partner kerjanya meliputi MA, MK, Jaksa, KPK, dan polisi, banyak diantara mereka yang tidak mengerti hukum dan justru menari di atas gendang petinggi hukum," jelasnya.
Dia juga mengaku, siap untuk meloloskan rancangan UU yang memberikan vonis mati bagi koruptor.
"Koruptor dihukum mati itu akan saya perjuangkan, korupsi itu sama seperti kejahatan terorisme. Dan nanti cita-cita saya, akan kita sempurnakan UU itu dan juga saya akan perjuangkan agar KPK tidak hanya di Jakarta saja," urainya.
Pengacara yang kondang dengan panggilan Poltak ini juga sudah berkeliling selama 3 bulan di daerah pemilihanya.
"Saya tinggal di rumah penduduk, membaur dengan mereka dan berbicara dengan mereka," tambahnya.
Dia berjanji, bila duduk di Komisi III, penghasilannya akan dia sumbangkan untuk rakyat, selain itu dia juga akan ikut memberantas mafia peradilan.
"Aku berani bilang, tidak akan menjadi mafia peradilan, tidak akan itu mengawal klien-klienku lagi. Dan aku ingin membuat DPR bersih. Saat ini sudah cukup penghasilanku," tutup pria berusia 55 tahun ini, yang juga pernah aktif di Golkar ini.
(ndr/rdf)
"Teman saya berkata DPR itu apa? Saya bilang ini perjuangan, walau gaji jauh lebih kecil," kata Ruhut Sitompul saat ditemui dalam kampanye Partai Demokrat di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (3/4/2009).
Ruhut yang maju sebagai caleg momor urut II, untuk wilayah Dapil III Sumut yang meliputi, wilayah Binjai, Asahan, dan Batubara ini pun bercita-cita masuk ke Komisi III DPR.
"Terus terang, saat ini di Komisi III yang partner kerjanya meliputi MA, MK, Jaksa, KPK, dan polisi, banyak diantara mereka yang tidak mengerti hukum dan justru menari di atas gendang petinggi hukum," jelasnya.
Dia juga mengaku, siap untuk meloloskan rancangan UU yang memberikan vonis mati bagi koruptor.
"Koruptor dihukum mati itu akan saya perjuangkan, korupsi itu sama seperti kejahatan terorisme. Dan nanti cita-cita saya, akan kita sempurnakan UU itu dan juga saya akan perjuangkan agar KPK tidak hanya di Jakarta saja," urainya.
Pengacara yang kondang dengan panggilan Poltak ini juga sudah berkeliling selama 3 bulan di daerah pemilihanya.
"Saya tinggal di rumah penduduk, membaur dengan mereka dan berbicara dengan mereka," tambahnya.
Dia berjanji, bila duduk di Komisi III, penghasilannya akan dia sumbangkan untuk rakyat, selain itu dia juga akan ikut memberantas mafia peradilan.
"Aku berani bilang, tidak akan menjadi mafia peradilan, tidak akan itu mengawal klien-klienku lagi. Dan aku ingin membuat DPR bersih. Saat ini sudah cukup penghasilanku," tutup pria berusia 55 tahun ini, yang juga pernah aktif di Golkar ini.
(ndr/rdf)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 02/04/2009 16:40 WIB
Zulkifli Halim Dorong Pembangunan PLTU Asam-asam di Kalsel
-
Kamis, 02/04/2009 15:34 WIB
Hayono Isman Incar Ketua DPR
-
Kamis, 02/04/2009 07:45 WIB
Irwan Prayitno Berjuang untuk Guru Bantu
-
Rabu, 23/05/2012 17:56 WIB
Amien Rais: Mengapa Konser Lady Gaga Harus Dilarang?
-
Rabu, 23/05/2012 18:05 WIB
Kisah Sigit 11 Tahun Menggugat Kecelakaan Singapore Airlines
-
Rabu, 23/05/2012 18:21 WIB
Tim Sukses Pasangan Calon Beri Komentar Terkait Survei Indo Barometer
-
Rabu, 23/05/2012 16:21 WIB
Wow! Arab Saudi Beli Jet Inggris Rp 27 Triliun
-
685 Komentar
-
454 Komentar
-
234 Komentar
-
228 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,049.000
- Rp 469.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
