Detik.com News
Detik.com
Kamis, 02/04/2009 17:41 WIB

Video Porno Anak SMU Gegerkan Pati

Ahmad Rafiq, - detikNews
Pati - Kenakalan remaja kembali menggegerkan warga Pati, Jawa Tengah. Setelah ulah Geng Nero, kini aparat setempat disibukan rekaman video mesum dua pelajar SMU di kabupaten tersebut.

Rekaman video mesum sepasang remaja belia itu beredar dari handphone ke handphone. Dalam rekaman berdurasi sekitar 15 menit itu, tampak dua remaja sedang melakukan adegan tak senonoh.

Kanit Reskrim Polres Patim AKP Sulkhan mengatakan, pihaknya sudah mengetahui kasus rekaman video porno tersebut. Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

"Kami sudah mendapat barang bukti video tersebut dan akan segera melakukan penyelidikan. Kita berharap segera dapat menemukan pelaku maupun pengedarnya," kata Sulkhan kepada detikcom, Kamis (2/4/2009).

Informasi dari sumber yang tak ingin disebutkan namanya, video mesum tersebut dibuat di rumah salah satu pelaku. Kedua remaja tersebut adalah siswa salah satu SMA Negeri di Pati.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(djo/djo)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%