detikcom
Selasa, 31/03/2009 06:50 WIB

5 Pejabat di Polda Metro Jaya Dimutasi

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - 5 Pejabat di Polda Metro Jaya mengalami mutasi. Kelima posisi ini baru diisi setelah hampir dua bulan kosong.

Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Metro Jaya AKBP Chryshnanda membenarkan adanya mutasi ini. "Mutasi adalah suatu hal yang biasa dalam lingkungan polri. Ini dalam rangka penyegaran personil," ujarnya saat dihubungi detikcom, Selasa (31/3/2009).

Kelima jabatan yang kosong itu adalah Kasubdit Registrasi dan Identifikasi (Regident) Ditlantas Polda Metro Jaya. Posisi tersebut kini diisi oleh AKBP Teddy Minahasa. Sedangkan AKBP Rudi Setiawan yang tadinya menjabat sebagai Kasat Sumber Daya Lingkungan (Sumdaling), kini menggantikan posisi AKBP Golkar Pangarso sebagai Kasat Industri dan Perdagangan (Indag).

Sementara itu, posisi Rudi kini digantikan oleh AKBP Kismanto Eko sebagai Kasat Sumdaling. Bertindak sebagai Kasat Pengawasa Orang Asing (POA) adalah Kompol Mulia Nugraha. Sedangkan posisi Kasat Ranmor, kini diduduki oleh Kompol Ferdy Sambo.

Kelima pejabat Polri yang dimutasi itu tertuang dalam Telegram Rahasia STR/628/III/2009 tanggal 28 Maret 2009. Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Wahyono.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mei/nwk)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%