Produksi BBM Stagnan, Yuk Pakai Energi Alternatif!
Rabu, 25/03/2009 21:40 WIB
Foto: Reuters
Jakarta
Lambat laun cadangan BBM kian menipis di Indonesia. Apalagi produksinya tak menunjukan pola peningkatan. Jadi mengapa kita tidak menjajal energi alternatif seperti Bahan Bakar Nabati (BBN)?
"Ke depan akan sangat berprospek sekali, pemerintah juga akan memberikan stimulus sebesar Rp 1.000 per liter sebagai subsidi BBN," ujar Anggota Komisi VII DPR RI Agusman Effendi kepada detikcom, Rabu (25/03/2009).
Hal tersebut dikatakannya usai menjadi pembicara dalam diskusi terbatas bertajuk "Peluang Penggunaan Energi Alternatif" di NAM Centre, Jl Angkasa, Kemayoran, Jakarta Pusat.
BBN dipercaya juga turut menjadi sumber energi rumah tangga, selain berperan di sektor transportasi. Ditambahkan Agusman, hingga akhir tahun 2008, telah terdapat 138 unit dengan sumber energi berupa jarak pagar, sawit, kelapa, dan tebu.
Namun begitu, masih ada kendala dalam penerapan energi alternatif ini. Dalam penjelasan nya, setidaknya terdapat lima hal yang harus diperhatikan lebih lanjut. Kendala tersebut adalah:
1. Ketersediaan dan tumpang tindih lahan,
2. harga BBN yang lebih tinggi dibanding harga BBM,
3. banyaknya produsen BBN yang terpaksa mengurangi/menghentikan pasokan BBN untuk domestik karena harga yang tidak kompetitif
4. pelaksanaan PSO (dalam hal ini Pertamina dan PLN) yang tidak memiliki alokasi anggaran untuk membeli BBN lebih tinggi dari harga patokan BBM
5. serta potensi konflik dengan bahan pangan dan isu lingkungan.
(gah/irw)
"Ke depan akan sangat berprospek sekali, pemerintah juga akan memberikan stimulus sebesar Rp 1.000 per liter sebagai subsidi BBN," ujar Anggota Komisi VII DPR RI Agusman Effendi kepada detikcom, Rabu (25/03/2009).
Hal tersebut dikatakannya usai menjadi pembicara dalam diskusi terbatas bertajuk "Peluang Penggunaan Energi Alternatif" di NAM Centre, Jl Angkasa, Kemayoran, Jakarta Pusat.
BBN dipercaya juga turut menjadi sumber energi rumah tangga, selain berperan di sektor transportasi. Ditambahkan Agusman, hingga akhir tahun 2008, telah terdapat 138 unit dengan sumber energi berupa jarak pagar, sawit, kelapa, dan tebu.
Namun begitu, masih ada kendala dalam penerapan energi alternatif ini. Dalam penjelasan nya, setidaknya terdapat lima hal yang harus diperhatikan lebih lanjut. Kendala tersebut adalah:
1. Ketersediaan dan tumpang tindih lahan,
2. harga BBN yang lebih tinggi dibanding harga BBM,
3. banyaknya produsen BBN yang terpaksa mengurangi/menghentikan pasokan BBN untuk domestik karena harga yang tidak kompetitif
4. pelaksanaan PSO (dalam hal ini Pertamina dan PLN) yang tidak memiliki alokasi anggaran untuk membeli BBN lebih tinggi dari harga patokan BBM
5. serta potensi konflik dengan bahan pangan dan isu lingkungan.
(gah/irw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 14:15 WIB
Motor Vario yang Ditinggalkan Penembak Satpam IPB Hasil Curian
-
Sabtu, 26/05/2012 13:54 WIB
Departemen HAM PD: Grasi Corby Usaha Negara Membela WNI di Luar Negeri
-
Sabtu, 26/05/2012 13:45 WIB
Ini Ciri-ciri Detail Pelaku Maling Motor Penembak Satpam IPB
-
Sabtu, 26/05/2012 13:44 WIB
Penyelundup Uang Palsu Diringkus di Pelabuhan Bakauheni
-
Sabtu, 26/05/2012 13:40 WIB
Jual Sabu, Polisi Berpangkat Brigadir Dibekuk di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Rakyat Yaman Gelar Demo Anti-Amerika dan Anti-Israel
-
Sabtu, 26/05/2012 12:16 WIB
Lagi, Pesawat Tak Berawak AS Tewaskan 4 Militan di Pakistan
-
Sabtu, 26/05/2012 11:03 WIB
Ini Alasan Mahfud MD Ikut Sambut Bachtiar Chamsyah di Cipinang
-
Sabtu, 26/05/2012 12:13 WIB
Menkum: Apa yang Mereka Lakukan untuk WNI yang Dibui di Luar Negeri?
-
279 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
