Jasa Marga Tolak Harley Davidson Masuk Jalan Tol
Rabu, 25/03/2009 17:40 WIB
Foto: Frans S Sunito
Jakarta
PT Jasa Marga Tbk (JSMR) menyatakan tetap tidak bisa memenuhi permintaan komunitas Harley Davidson untuk bisa masuk jalan tol. Masuknya Harley ke jalan tol berlawanan dengan undang-undang jalan bebas hambatan.
"Kami bukan menolak. Tapi memang secara undang-undang jalan bebas hambatan tidak diizinkan kendaraan dengan roda di bawah empat masuk jalan tol," ujar Direktur Utama JSMR, Frans S Sunito dalam paparan di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (25/3/2009).
Menurut informasi yang diterima detikFinance dari seorang anggota komunitas Harley Davidson, para pemilik motor gede seharga mobil ini sedang melakukan negosiasi dengan manajemen JSMR agar mereka diizinkan melalui jalan tol.
Selain komunitas Harley Davidson, para pemilik motor keluaran Piaggio dari Piaggio Club Indonesia (PCI) juga ikutan meminta hak khusus untuk bisa melalui jalan tol.
"Sebenarnya permintaan mereka tidak pas diajukan ke kita, karena ini bukan kewenangan kami. Undang-undangnya memang tidak membolehkan. Memang ada beberapa negara yang mengizinkan kendaraan roda dua masuk jalan tol. Tapi disini tidak bisa. Jadi bukannya kami tidak mau memenuhi permintaan mereka," jelas Frans.
Kendati demikian, Frans mengatakan para pemilik motor tersebut masih melakukan pendekatan agar permintaannya itu bisa diluluskan.
"Ya kalau dari kami ya itu tadi, ini bukan wewenang kami," ujar Frans.
(dro/ndr)
"Kami bukan menolak. Tapi memang secara undang-undang jalan bebas hambatan tidak diizinkan kendaraan dengan roda di bawah empat masuk jalan tol," ujar Direktur Utama JSMR, Frans S Sunito dalam paparan di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (25/3/2009).
Menurut informasi yang diterima detikFinance dari seorang anggota komunitas Harley Davidson, para pemilik motor gede seharga mobil ini sedang melakukan negosiasi dengan manajemen JSMR agar mereka diizinkan melalui jalan tol.
Selain komunitas Harley Davidson, para pemilik motor keluaran Piaggio dari Piaggio Club Indonesia (PCI) juga ikutan meminta hak khusus untuk bisa melalui jalan tol.
"Sebenarnya permintaan mereka tidak pas diajukan ke kita, karena ini bukan kewenangan kami. Undang-undangnya memang tidak membolehkan. Memang ada beberapa negara yang mengizinkan kendaraan roda dua masuk jalan tol. Tapi disini tidak bisa. Jadi bukannya kami tidak mau memenuhi permintaan mereka," jelas Frans.
Kendati demikian, Frans mengatakan para pemilik motor tersebut masih melakukan pendekatan agar permintaannya itu bisa diluluskan.
"Ya kalau dari kami ya itu tadi, ini bukan wewenang kami," ujar Frans.
(dro/ndr)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 14:15 WIB
Motor Vario yang Ditinggalkan Penembak Satpam IPB Hasil Curian
-
Sabtu, 26/05/2012 13:54 WIB
Departemen HAM PD: Grasi Corby Usaha Negara Membela WNI di Luar Negeri
-
Sabtu, 26/05/2012 13:45 WIB
Ini Ciri-ciri Detail Pelaku Maling Motor Penembak Satpam IPB
-
Sabtu, 26/05/2012 13:44 WIB
Penyelundup Uang Palsu Diringkus di Pelabuhan Bakauheni
-
Sabtu, 26/05/2012 13:40 WIB
Jual Sabu, Polisi Berpangkat Brigadir Dibekuk di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Rakyat Yaman Gelar Demo Anti-Amerika dan Anti-Israel
-
Sabtu, 26/05/2012 12:16 WIB
Lagi, Pesawat Tak Berawak AS Tewaskan 4 Militan di Pakistan
-
Sabtu, 26/05/2012 11:03 WIB
Ini Alasan Mahfud MD Ikut Sambut Bachtiar Chamsyah di Cipinang
-
Sabtu, 26/05/2012 12:13 WIB
Menkum: Apa yang Mereka Lakukan untuk WNI yang Dibui di Luar Negeri?
-
279 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
