Senin, 16/03/2009 14:13 WIB

Geng Motor Tawuran, 2 Luka Bacok

Reno Nugraha - detikNews
Kuningan - Dua geng motor terlibat tawuran di Kuningan, Jawa Barat. Akibatnya, 2 orang luka parah di bagian kepala dan terpaksa dirawat intensif di RS Juanda Kuningan.

Kedua korban masing-masing Angga (22 tahun) warga Perumnas Ciporang, dan Babeh (24 tahun) warga Cigandung Kecamatan Kadugede. Mereka mengalami luka bacokan dan mendapatkan belasan jahitan di kepalanya.

Menurut sejumlah saksi, aksi tawuran geng motor GRB dan Wild Brother ini berawal dari persoalan kecil yang kemudian melebar hingga ke perang batu dan senjata tajam. Bahkan, tawuran berlanjut hingga ke daerah perkotaan.

"Ribut hingga ke jalan aruji, lg banyak kendaraan. Mereka bawa samurai dan botol pecah. Takut kena sasaran warga pada minggir," Ujar Yoyon, warga setempat, Senin (16/03/2009).

Setelah jatuh korban, para oknum genk motor ini langsung melarikan diri. Ironisnya, aksi tawuran ini hanya beberapa meter dari pos polisi dan belum satu pun pelaku tawuran yang ditangkap.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(djo/djo)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%