Jumat, 13/03/2009 11:54 WIB

Chandra Antonio Tan Pasrah Divonis 3 Tahun Penjara foto

Moksa Hutasoit - detikNews
Jakarta - Direktur PT Chandratex Indo Artha Chandra Antonio Tan divonis 3 tahun Penjara oleh majelis hakim pengadilan tipikor. Chandra pun mengatakan tidak akan mengambil langkah hukum lanjutan atas putusan itu.

"Saya terima putusan itu yang mulia," ujarnya usai mendengar putusan hakim di pengadilan tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2009).

Sedangkan jaksa penuntut umum yang diketuai Zet Todung Alo mengatakan akan pikir-pikir terhatap putusan itu. " Kami pikir-pikir," katanya.

Chandra Antonio Tan divonis 3 tahun penjara dan diwajibkan membayar uang denda sebesar Rp 200 juta subsider 4 bulan kurungan. Chandra adalah calon investor pelabuhan tanjung api-api, Sumsel. Sebanyak Rp 5 miliar dikucurkan Chandra guna meloloskan proyek ini di komisi IV DPR.

Chandra terbukti melanggar pasal UU No 31 tahun 1999 yang telah diubah menjadi UU No
20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Sebelumnya, Chandra dituntut oleh jaksa 4 tahun kurungan serta diharuskan membayar
uang denda sebesar Rp 250 juta subsider 6 bulan penjara.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(gah/iy)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%