Habis Golkar, PKS Dekati PD
Arie Sudjito: PKS Partai Dakwah yang Krisis Etika
Rabu, 11/03/2009 18:51 WIB
Jakarta
PKS sungguh-sungguh lincah dalam bermanuver. Berbagai penjajakan dengan parpol papan atas terus dilakukan PKS. Setelah bermesraan dengan Partai Golkar, PKS mencoba manisnya berdekatan dengan Partai Demokrat (PD). Dalam politik langkah PKS itu sah-sah saja dilakukan. Tetapi dalam etika politik, langkah partai dakwah itu dipertanyakan.
"Saya kira langkah PKS yang demikian itu akibat krisis etika politik. Sebabnya, PKS yang awalnya partai kader sedang bertransformasi menjadi partai massa, tetapi terjebak oleh pragmatisme politik," kata pengamat politik UGM Arie Sudjito kepada detikom, Rabu (11/3/2009).
Menurut Arie, sikap pragmatis PKS ini didorong oleh kenyamanan PKS yang berhasil merebut beberapa kursi bupati/walikota, wakil bupati/walikota ataupun kursi gubernur dan wakil gubernur. Hal inilah yang menuntut PKS ingin bermain-main lebih dari sekadar posisi menteri dalam Pilpres 2009 dengan menjajaki menjadi capres atau cawapres.
"Yang terjadi sekarang muncul pragmatisme baru. PKS bukan partai yang ideologis lagi, PKS terabsorsi pasar politik sehingga memilih untuk memperebutkan kepentingan politik pragmatis. Buktinya terlihat dalam pilkada-pilkada," paparnya.
Kandidat doktor ilmu politik ini menilai, akibat perubahan arah politik PKS inilah, kelompok yang selama ini memang berbeda di tubuh PKS menjadi faksi-faksi yang kuat. Faksi-faksi ini muncul dari kelompok yang masih menginginkan PKS konsisten sebagai partai kader dan kelompok yang menginginkan PKS lebih inklusif dan memenuhi pasar politik.
"Memang harus diakui, dalam tubuh PKS ada faksi. Faksi itu akibat kegagalan dari transformasi PKS sebagai partai kader kepada partai massa. Jadi tidak masuk akal kalau dibilang elit PKS membantah perbedaan itu didesain. Aslinya ada faksi." pungkas Arie.
Menurut Arie, faksi yang bertarung di PKS adalah kelompok yang masih mengunakan jalur syariah dan kelompok yang mulai moderat. "Keduanya punya agenda masing-masing dalam menghadapi pilpres 2009," jawab penulis disertasi PKI, Golkar dan PKS ini. (yid/iy)
"Saya kira langkah PKS yang demikian itu akibat krisis etika politik. Sebabnya, PKS yang awalnya partai kader sedang bertransformasi menjadi partai massa, tetapi terjebak oleh pragmatisme politik," kata pengamat politik UGM Arie Sudjito kepada detikom, Rabu (11/3/2009).
Menurut Arie, sikap pragmatis PKS ini didorong oleh kenyamanan PKS yang berhasil merebut beberapa kursi bupati/walikota, wakil bupati/walikota ataupun kursi gubernur dan wakil gubernur. Hal inilah yang menuntut PKS ingin bermain-main lebih dari sekadar posisi menteri dalam Pilpres 2009 dengan menjajaki menjadi capres atau cawapres.
"Yang terjadi sekarang muncul pragmatisme baru. PKS bukan partai yang ideologis lagi, PKS terabsorsi pasar politik sehingga memilih untuk memperebutkan kepentingan politik pragmatis. Buktinya terlihat dalam pilkada-pilkada," paparnya.
Kandidat doktor ilmu politik ini menilai, akibat perubahan arah politik PKS inilah, kelompok yang selama ini memang berbeda di tubuh PKS menjadi faksi-faksi yang kuat. Faksi-faksi ini muncul dari kelompok yang masih menginginkan PKS konsisten sebagai partai kader dan kelompok yang menginginkan PKS lebih inklusif dan memenuhi pasar politik.
"Memang harus diakui, dalam tubuh PKS ada faksi. Faksi itu akibat kegagalan dari transformasi PKS sebagai partai kader kepada partai massa. Jadi tidak masuk akal kalau dibilang elit PKS membantah perbedaan itu didesain. Aslinya ada faksi." pungkas Arie.
Menurut Arie, faksi yang bertarung di PKS adalah kelompok yang masih mengunakan jalur syariah dan kelompok yang mulai moderat. "Keduanya punya agenda masing-masing dalam menghadapi pilpres 2009," jawab penulis disertasi PKI, Golkar dan PKS ini. (yid/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Senin, 21/05/2012 15:27 WIB
Ini Syarat Polri untuk Konser Lady Gaga
-
Senin, 21/05/2012 16:58 WIB
Kasasi Ditolak, 2 Eks Pemain Liga Indonesia Dihukum 18 Tahun Bui
-
Senin, 21/05/2012 17:17 WIB
Ini Batu Beraksara di Situs Gunung Padang
-
Senin, 21/05/2012 14:45 WIB
FPI Pegang 150 Tiket Lady Gaga, Polisi: Pengamanan Disiagakan!
-
661 Komentar
-
443 Komentar
-
357 Komentar
-
347 Komentar
Lapsus
Index »
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 5,978.000
- Rp 2,776.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
