detikcom
Senin, 09/03/2009 21:09 WIB

Anggota Kepolisian Diduga Tewas Bunuh Diri

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Seorang anggota polisi, Brigadir Rudi Wahyudi (34), ditemukan tewas di rumahnya di Komplek Brimob Blok E1 No.18 RT 02 RW 06, Pamulang, Tangerang, Banten. Diduga, tewasnya anggota Polsek Jatinegara ini karena bunuh diri.

"Belum jelas penyebabnya apa bunuh diri atau sakit. Tapi dari Rumah Sakit Polri telepon mengatakan adanya indikasi bunuh diri," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Zulkarnain Adinegara kepada wartawan di lokasi, Senin (9/3/2009).

Indikasi tersebut ditemukan oleh tim Forensik RS Polri saat melakukan visum terhadap korban. Saat hendak menjahit luka di bawah kantung mata itu, malah keluar darah dari pelipis kirinya.

"Dokter menemukan kejanggalan itu. Ini kan faktanya," kata dia.

Saat kejadian, sekitar pukul 13.00 WIB, istri korban, Theresia, menelepon pihak SPK Polsek Jatinegara, tempat Rudi bertugas. Kepada petugas, Theresia mengatakan bahwa suaminya muntah darah.

"Namun setelah dibawa ke rumah sakit, pihak rumah sakit bilang ada kejanggalan," jelasnya.

Apa penyebab pasti kematian anggota Brimob itu, masih belum jelas. "Ini masih diselidiki," pungkasnya.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mei/irw)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%