detikcom
Sabtu, 07/03/2009 12:17 WIB

Panglima TNI: Heli yang Mendarat Darurat di Semarang Masih Layak Terbang

Muchus Budi R. - detikNews
dok detikcom
Solo - Sebuah helikopter milik TNI AD jatuh di areal pertambakan di Semarang, Jawa Tengah. Namun berdasarkan data tekhnis yang ada, pesawat tersebut dinyatakan masih layak terbang.

"Pesawat tersebut masih layak terbang," kata Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso di Bandara Adi Sumarmo, Solo, Sabtu (7/3/2009).

Djoko juga mengatakan heli tersebut tidak jatuh. Menurutnya, heli tersebut melakukan pendaratan darurat karena mengalami kerusakan mesin.

"Penyebab kerusakan mesinnya masih diselidiki," tegas Djoko.

Pantauan detikcom di lokasi kejadian, badan heli naas tersebut tampak rusak berat. Kaca depan pecah dan bodinya penyok. Tidak hanya itu, dua penumpangnya juga mengalami luka-luka yang cukup serius.

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(mbr/djo)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
56%
Kontra
44%