Fachri Hamzah: Kader PKS Dilarang Bermanuver
Rabu, 04/03/2009 18:34 WIB
Jakarta
Wasekjen PKS Fachri Hamzah memastikan tak ada perpecahan di internal partainya, terkait santernya rumor rivalitas Presiden PKS Tifatul Sembiring dan Sekjen PKS Anis Matta. Fachri menegaskan partai melarang kadernya melakukan manuver politik secara individu untuk kepentingan dirinya sendiri.
"Di PKS ini tidak ada yang boleh manuver secara individu," tegas Fachri. Penegasan ini disampaikan Fachri kepada wartawan terkait rumor pecahnya internal PKS di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (4/3/2009).
Fachri menjelaskan, bahwa mekanisme yang diterapkan partainya untuk memutuskan seorang kader menjadi caleg, menjadi menteri, bahkan menjadi capres ataupun cawapres sekalipun, adalah bentuk penugasan dari partai. Hal itu tidak bisa dilakukan hanya karena ambisi individu semata.
Menurut Fachri, kalau kemudian ada kader partai yang ambisi pribadinya kelewat kuat diatas kepentingan partai dan masyarakat, tentu kader itu memiliki kepribadian yang tidak baik.
"Dan siapa yang kayak gitu, di PKS nggak akan lama umurnya di partai," tambah mantan Ketua Umum KAMMI ini.
Sebelumnya, beredar kabar telah terjadi perpecahan di internal partai dakwah iniantara kubu Ketua Umum Tifatul dengan kubu Sekjen Anis Matta. Keduanya dikatakan memiliki preferensi yang beda soal siapa yang akan didukung oleh PKS dalam pilpres 2009. Tifatul menyodorkan Jusuf Kalla (JK), sementara Anis lebih sreg dengan Sultan Hamengkubuwono X. (Rez/ndr)
"Di PKS ini tidak ada yang boleh manuver secara individu," tegas Fachri. Penegasan ini disampaikan Fachri kepada wartawan terkait rumor pecahnya internal PKS di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (4/3/2009).
Fachri menjelaskan, bahwa mekanisme yang diterapkan partainya untuk memutuskan seorang kader menjadi caleg, menjadi menteri, bahkan menjadi capres ataupun cawapres sekalipun, adalah bentuk penugasan dari partai. Hal itu tidak bisa dilakukan hanya karena ambisi individu semata.
Menurut Fachri, kalau kemudian ada kader partai yang ambisi pribadinya kelewat kuat diatas kepentingan partai dan masyarakat, tentu kader itu memiliki kepribadian yang tidak baik.
"Dan siapa yang kayak gitu, di PKS nggak akan lama umurnya di partai," tambah mantan Ketua Umum KAMMI ini.
Sebelumnya, beredar kabar telah terjadi perpecahan di internal partai dakwah iniantara kubu Ketua Umum Tifatul dengan kubu Sekjen Anis Matta. Keduanya dikatakan memiliki preferensi yang beda soal siapa yang akan didukung oleh PKS dalam pilpres 2009. Tifatul menyodorkan Jusuf Kalla (JK), sementara Anis lebih sreg dengan Sultan Hamengkubuwono X. (Rez/ndr)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Rabu, 23/05/2012 16:21 WIB
Wow! Arab Saudi Beli Jet Inggris Rp 27 Triliun
-
Rabu, 23/05/2012 16:06 WIB
Survei Indo Barometer: Foke-Nara Jauh Ungguli Kandidat Lain
-
Rabu, 23/05/2012 17:18 WIB
Indo Barometer: Selain Pengalaman, Kinerja Bagus Jadi Alasan Utama Memilih Cagub
-
Rabu, 23/05/2012 14:45 WIB
Pelayat Membeludak, Jendela Rumah Dewi Terpaksa Dijebol
-
683 Komentar
-
454 Komentar
-
233 Komentar
-
228 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 469.000
- Rp 2,796.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
