detikcom
Rabu, 04/03/2009 13:37 WIB

Tewas Diinjak Gajah

Melawan Gajah dengan Baskom dan Kayu Bakar

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Foto: Ilustrasi
Jakarta - Bagaimana cara menghadapi gerombolan gajah yang sedang mengamuk? Membunuhnya jelas dilarang Undang-Undang (UU). Dibiarkan saja juga tidak mungkin karena telah menyebabkan warga tewas.

"Saat warga berhamburan, polisi juga bingung mau diapakan gajah-gajah itu, karena tidak mungkin gajah tersebut dibunuh karena melanggar UU," ujar Kapolsek Mandau, AKP Dedi Nata kepada detikcom, Rabu (4/3/2009).

Menghadapi simalakama itu, untung warga Desa Sebangar, Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis, Riau tidak kehabisan ide. Merasa tidak mampu melawan secara dengan fisik, warga pun memilih mengusir para gajah lewat bunyi-bunyian.

"Akhirnya polisi bersama warga sepakat mengambil alat-alat yang bisa dibunyikan, seperti baskom dan kayu bakar. Kalau ada suara keributan biasanya gajah menghindar," jelas Dedi.

Serombongan gajah mengamuk di Sebangar itu telah mengakibatkan seorang kakek tua tewas. Si kakek terseret lalu terinjak-injak gajah hingga tewas. Beberapa potongan tubuh korban termasuk kepala belum ditemukan.

Saat ini, pihak kepolisian sedang berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait terutama Balai Konservasi Sumber Daya Alam Riau untuk bersama-sama menanggulangi insiden ini.

Catatan detikcom, desa tersebut adalah wilayang home range wilayah gajah. Dan tak jauh dari situ sebenarnya ada hutan yang merupakan salah satu kantung gajah di Riau. Namun dalam 5 tahun terakhir hutan tersebut sudah disulap menjadi perkebunan kelapa sawit.

Dedi juga mengakui konflik ini tidak terlepas dari habitat gajah yang kian menyempit. Karena Kabupaten Bengkalis termasuk kantong gajah terbesar di Riau.
Praktek penimbunan BBM melibatkan oknum aparat keamanan. Seperti apa modusnya? Tonton "Reportase Investigasi", Minggu, 26 Mei 2013, pukul 16.45, hanya di TRANSTV

(anw/iy)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    55%
    Kontra
    45%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000