Tusuk Profesor Singapura
Tak Ada Adu Mulut Antara David dengan Profesor Chan
Rabu, 04/03/2009 07:56 WIB
Singapura
Sebelum peristiwa penusukan Profesor Chan Kap Luk oleh David Hartanto Widjaja terjadi, tidak terjadi perang mulut antara dua orang tersebut. Profesor Chan sama sekali tidak menduga David akan melakukan tindakan nekat tersebut.
Hal itu disampaikan Presiden Nanyang Technological University (NTU) Su Guaning usai mengunjungi Profesor Chan di RS Universitas Nasional.
"Profesor Chan mengatakan kepada saya bahwa waktu itu dia sedang membelakangi David dan mereka berdua sedang melihat komputer dan mendiskusikan proyek akhir tahun David ketika tiba-tiba dia merasakan sakit di punggung," ujar Hu menirukan Profesor Chan seperti dikutip The Electric New Paper, Rabu (4/3/2009).
Profesor Chan sama sekali tidak menduga David akan senekat itu. Dia tidak menemukan tanda-tanda stres sedikit pun dalam diri David. Namun tampaknya penusukan itu telah direncakan oleh David mengingat dia sengaja membawa pisau ke ruangan Profesor Chan.
Setelah David menusuk, Profesor Chan pun bereaksi. Dia berupaya merebut pisau dari tangan David dan berhasil. Setelah itu dia lari keluar dari ruangan, sementara David lari ke arah yang berlawanan.
Beberapa dosen segera mendatangi Profesor Chan yang berlumuran darah. Sedangkan David lantas menuju Techno Plaza, tempat dia menerjunkan diri hingga tewas.
(sho/nrl)
Hal itu disampaikan Presiden Nanyang Technological University (NTU) Su Guaning usai mengunjungi Profesor Chan di RS Universitas Nasional.
"Profesor Chan mengatakan kepada saya bahwa waktu itu dia sedang membelakangi David dan mereka berdua sedang melihat komputer dan mendiskusikan proyek akhir tahun David ketika tiba-tiba dia merasakan sakit di punggung," ujar Hu menirukan Profesor Chan seperti dikutip The Electric New Paper, Rabu (4/3/2009).
Profesor Chan sama sekali tidak menduga David akan senekat itu. Dia tidak menemukan tanda-tanda stres sedikit pun dalam diri David. Namun tampaknya penusukan itu telah direncakan oleh David mengingat dia sengaja membawa pisau ke ruangan Profesor Chan.
Setelah David menusuk, Profesor Chan pun bereaksi. Dia berupaya merebut pisau dari tangan David dan berhasil. Setelah itu dia lari keluar dari ruangan, sementara David lari ke arah yang berlawanan.
Beberapa dosen segera mendatangi Profesor Chan yang berlumuran darah. Sedangkan David lantas menuju Techno Plaza, tempat dia menerjunkan diri hingga tewas.
(sho/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 18:05 WIB
53% Warga Jakarta Puas Kinerja Foke, Masih Dipilih Lagi
-
Rabu, 23/05/2012 18:05 WIB
Kisah Sigit 11 Tahun Menggugat Kecelakaan Singapore Airlines
-
Rabu, 23/05/2012 18:00 WIB
Kemenhub: Sukhoi Setujui Beri Asuransi Rp 1,25 Miliar
-
Rabu, 23/05/2012 17:56 WIB
Amien Rais: Mengapa Konser Lady Gaga Harus Dilarang?
-
Rabu, 23/05/2012 17:53 WIB
Cerita Anggota Mapala UI Evakuasi Korban Sukhoi
-
Rabu, 23/05/2012 16:21 WIB
Wow! Arab Saudi Beli Jet Inggris Rp 27 Triliun
-
Rabu, 23/05/2012 16:06 WIB
Survei Indo Barometer: Foke-Nara Jauh Ungguli Kandidat Lain
-
Rabu, 23/05/2012 17:18 WIB
Indo Barometer: Selain Pengalaman, Kinerja Bagus Jadi Alasan Utama Memilih Cagub
-
Rabu, 23/05/2012 14:45 WIB
Pelayat Membeludak, Jendela Rumah Dewi Terpaksa Dijebol
-
683 Komentar
-
454 Komentar
-
233 Komentar
-
228 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,049.000
- Rp 2,796.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
