Anggota DPR Ditangkap KPK
Menhub Kecewa pada Darmawati
Selasa, 03/03/2009 11:07 WIB
Jakarta
Menteri Perhubungan (Menhub) Jusman Syafii Djamal sudah dilapori ada pegawainya yang ditangkap KPK terkait dugaan korupsi proyek pembangunan dermaga dan bandara di Indonesia Timur. Mendengar itu Menhub kecewa.
"Pak Menteri sangat menyesalkan terjadinya ini," ujar Kepala Pusat Komunikasi Publik Dephub Bambang S Ervan, kepada detikcom, Selasa (3/3/2009).
Menurut Bambang, semua pegawai Dephub telah diberi pengarahan langsung oleh Menhub agar tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum.
"Sudah disampaikan berulang-ulang pada acara khusus pengarahan kuasa penggunaan anggaran yang disampaikan Pak Menteri untuk berhati-hati dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum," jelas dia.
Bambang menambahkan, Dephub akan memberikan sanksi kepada Darmawati. Sanksi pertama yakni penonaktifan. Setelah ada keputusan tetap, Darmawati jika terbukti bersalah akan dipecat.
Agar kasus Darmawati selanjutnya tidak terulang di Dephub, lanjut Bambang, maka pengawasan yang selama ini sudah diterapkan akan diperketat.
"Pengawasan yang selama ini melekat akan diperketat. Nanti atasannya kalau merestui pasti dia kena," tandas Bambang.
Darmawati diciduk KPK pada Senin 2 Maret pukul 22.15 WIB bersama anggota DPR Abdul Hadi Djamal. Barang bukti yang disita KPK adalah uang US$ 90 ribu (Rp 1 miliar lebih) dan Rp 54 juta. (nik/nrl)
"Pak Menteri sangat menyesalkan terjadinya ini," ujar Kepala Pusat Komunikasi Publik Dephub Bambang S Ervan, kepada detikcom, Selasa (3/3/2009).
Menurut Bambang, semua pegawai Dephub telah diberi pengarahan langsung oleh Menhub agar tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum.
"Sudah disampaikan berulang-ulang pada acara khusus pengarahan kuasa penggunaan anggaran yang disampaikan Pak Menteri untuk berhati-hati dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum," jelas dia.
Bambang menambahkan, Dephub akan memberikan sanksi kepada Darmawati. Sanksi pertama yakni penonaktifan. Setelah ada keputusan tetap, Darmawati jika terbukti bersalah akan dipecat.
Agar kasus Darmawati selanjutnya tidak terulang di Dephub, lanjut Bambang, maka pengawasan yang selama ini sudah diterapkan akan diperketat.
"Pengawasan yang selama ini melekat akan diperketat. Nanti atasannya kalau merestui pasti dia kena," tandas Bambang.
Darmawati diciduk KPK pada Senin 2 Maret pukul 22.15 WIB bersama anggota DPR Abdul Hadi Djamal. Barang bukti yang disita KPK adalah uang US$ 90 ribu (Rp 1 miliar lebih) dan Rp 54 juta. (nik/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
283 Komentar
-
235 Komentar
-
216 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
