Mahasiswa Indonesia Tikam Profesor di Universitas Singapura
Senin, 02/03/2009 14:34 WIB
Prof Chan Kap Luk (Straits Times)
Singapura
Peristiwa berdarah terjadi di kampus Singapura. Seorang profesor Teknik Informatika di Nanyang Technological University (NTU) ditikam oleh seorang mahasiswa tahun terakhir di kantornya pagi tadi.
Akibat serangan itu, sang profesor harus menjalani operasi darurat di rumah sakit. Beberapa lama setelah serangan itu, tubuh mahasiswa tersebut ditemukan tergeletak tak bernyawa di area gedung School of Electrical, Electronic and Engineering yang berlantai 7.
Sebelum loncat bunuh diri dari gedung fakultas, pelaku penikaman yang diyakini merupakan mahasiswa Indonesia keturunan China itu telah mengiris pergelangan tangannya. Demikian seperti diberitakan harian Singapura, Straits Times, Senin (2/3/2009).
Tidak disebutkan jati diri mahasiswa penyerang profesor tersebut.
Profesor Chan Kap Luk yang menjadi korban penikamman merupakan wakil direktur Pusat Riset Teknik Biomedis di Teknik Informatika NTU. Pria berusia 40-an tahun itu merupakan pengawas mahasiswa tersebut dalam pengerjaan sebuah proyek studi.
Menurut kepolisian sang profesor mengalami luka-luka tusukan di punggung dan lengannya. Dia telah dilarikan ke rumah sakit terdekat, National University Hospital. Bercak-bercak darah terlihat di sekitar pintu masuk kantor prof tersebut.
Juru bicara NTU mengatakan, pihaknya akan segera mengeluarkan pernyataan pers mengenai insiden tersebut. (ita/nrl)
Akibat serangan itu, sang profesor harus menjalani operasi darurat di rumah sakit. Beberapa lama setelah serangan itu, tubuh mahasiswa tersebut ditemukan tergeletak tak bernyawa di area gedung School of Electrical, Electronic and Engineering yang berlantai 7.
Sebelum loncat bunuh diri dari gedung fakultas, pelaku penikaman yang diyakini merupakan mahasiswa Indonesia keturunan China itu telah mengiris pergelangan tangannya. Demikian seperti diberitakan harian Singapura, Straits Times, Senin (2/3/2009).
Tidak disebutkan jati diri mahasiswa penyerang profesor tersebut.
Profesor Chan Kap Luk yang menjadi korban penikamman merupakan wakil direktur Pusat Riset Teknik Biomedis di Teknik Informatika NTU. Pria berusia 40-an tahun itu merupakan pengawas mahasiswa tersebut dalam pengerjaan sebuah proyek studi.
Menurut kepolisian sang profesor mengalami luka-luka tusukan di punggung dan lengannya. Dia telah dilarikan ke rumah sakit terdekat, National University Hospital. Bercak-bercak darah terlihat di sekitar pintu masuk kantor prof tersebut.
Juru bicara NTU mengatakan, pihaknya akan segera mengeluarkan pernyataan pers mengenai insiden tersebut. (ita/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 13:45 WIB
Ini Ciri-ciri Detail Pelaku Maling Motor Penembak Satpam IPB
-
Sabtu, 26/05/2012 13:44 WIB
Penyelundup Uang Palsu Diringkus di Pelabuhan Bakauheni
-
Sabtu, 26/05/2012 13:40 WIB
Jual Sabu, Polisi Berpangkat Brigadir Dibekuk di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 13:03 WIB
Menkeu Tetap Menolak Bersaksi untuk Wa Ode, Termasuk di Pengadilan
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41 WIB
Mayat Penuh Luka Ditemukan Terapung di Sungai Sei Putih
-
Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Rakyat Yaman Gelar Demo Anti-Amerika dan Anti-Israel
-
Sabtu, 26/05/2012 12:16 WIB
Lagi, Pesawat Tak Berawak AS Tewaskan 4 Militan di Pakistan
-
Sabtu, 26/05/2012 11:03 WIB
Ini Alasan Mahfud MD Ikut Sambut Bachtiar Chamsyah di Cipinang
-
Sabtu, 26/05/2012 12:13 WIB
Menkum: Apa yang Mereka Lakukan untuk WNI yang Dibui di Luar Negeri?
-
279 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
